Kadis P dan Ende Respon Keluhan SDK Toba di Ndona Timur - FloresPos Net

Kadis P dan Ende Respon Keluhan SDK Toba di Ndona Timur

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2024 - 15:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Mensi Tiwe merespon keluhan dari SDK Toba, Desa Roga, Kecamatan Ndona Timur seperti yang diberitakan oleh media.

Kepada Florespos.net, Rabu (20/11/2024) siang, Mensi Tiwe mengatakan Dinas P dan K merespon keluhan tersebut dan akan diprioritaskan.

Namun, tegas Mensi, sebagai kepala Dinas P dan K Ende ia memberikan gambaran bahwa dalam manajemen pendidikan  hal  tersebut mesti dilaporkan oleh kepala sekolah dan pihak sekolah dalam dokumen Dapodik Sarana dan Prasarana.

“Gambaran dalam manajemen pendidikan informasi yang paling pertama itu kepala sekolah menginput seluruh aset dalam Dapodik Sarana dan Prasarana agar bisa diketahui,” katanya.

Selain itu, kata Mensi, pihak sekolah juga bisa melakukan pendekatan dengan jalur  bersurat ke Dinas PK terkait dengan kondisi di sekolah tersebut.

Meski demikian Kadis P dan K Ende menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan sekolah yang telah menginformasikan kondisi di sekolah tersebut melalui media kepada pemerintah.

Baca Juga :  Gong Pilkada Flores Timur Mulai Ditabuh, Calon Independen Mesti Kantongi 20.889 Copy KTP dan SPD Dukungan

“Terima kasih, ini catatan baik untuk kami rencanakan lagi di tahun yang akan datang. Kami akan prioritaskan,” kata Kadis P dan K Ende.

Diberitakan sebelumnya di media ini potret pendidikan di Kabupaten Ende, Provinsi NTT masih memprihatinkan khususnya sekolah-sekolah yang berada di luar kota.

Kondisi ini terlihat di SDK Toba, Desa Roga Kecamatan Ndona Timur. Gedung kelas atau ruang belajar di sekolah itu sangat memprihatinkan dan tidak layak lagi.

Namun para guru dan siswa di lembaga pendidikan harus berdamai dengan situasi karena tidak ada ruangan kelas lagi yang digunakan untuk aktivitas belajar mengajar.

“Kami harus gunakan satu ruangan untuk dua rombongan  belajar dengan cara disekat karena yang lain sudah rusak parah,” kata Kepala SDK Toba, Hendrika Rae kepada wartawan, Sabtu (15/11/2024).

Hendrika mengatakan kondisi saat ini satu ruangan kelas dibagi atau disekat untuk dua rombongan belajar yang disekat dengan lemari buku. Cara itu dilakukan  oleh sekolah karena kekurangan ruangan kelas.

Baca Juga :  Trend Positif Kunjungan Wisata Labuan Bajo Sepekan Libur Lebaran

“Saat ini hanya empat ruangan kelas karena dua lainnya dalam kondisi rusak parah,” katanya.

Ia juga mengatakan dari empat ruangan yang digunakan tersebut saat ini atap sengnya sudah dalam kondisi bocor dan saat hujan aktivitas belajar di sekolah itu terpaksa dihentikan.

Pihak sekolah berharap pemerintah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bisa melihat dan memperhatikan sekolah ini.

SDK Toba di Desa Roga Kecamatan Ndona Timur adalah salah satu sekolah tua yang berdiri sejak tahun 1965 lalu.

Informasi yang dihimpun media ini para guru yang mengabdi di sekolah ini sebanyak delapan orang, satu orang pegawai negeri sipil sedangkan yang lainnya guru komite dan honor.

Gaji guru honor di sekolah ini dibayar per semester atau enam bulan dengan kisaran Rp 500-Rp 600 ribu. Gaji itu pun diterima guru jika orangtua siswa lancar membayar uang komite.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Berita ini 217 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:54 WITA

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA