Imbauan Kepala BTNK Kepada Pengunjung Pasca Status Gunung Kelimutu Naik Level 

- Jurnalis

Sabtu, 25 Mei 2024 - 10:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danau Kelimutu

Danau Kelimutu

ENDE, FLORESPOS.net  – Balai Taman Nasional Kelimutu (BTNK) tetap membuka kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Kelimutu (TNK) meski status Gunung Api Kelimutu dinyatakan naik level oleh PVMBG dari normal ke Level II Waspada pada Jumat 24 Mei 2024.

BTNK tetap membuka kunjungan wisatawan namun tetap mengikuti rekomendasi dari PVMBG Bandung.

Ini Imbauan dari BTNK kepada Pengunjung pasca status  Gunung Kelimutu naik Level II Waspada.

Melalui surat imbauan yang dikeluarkan oleh Kepala BTNK Ende, Budi Mulyanto, Jumat (24/5/2024) malam menyatakan tentang pembatasan areal kunjungan wisata alam di danau Kelimutu.

Menindaklanjuti Surat Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor: 712.Lap/GL.03/BGV/2024 Perihal  Penyampaian Peningkatan Tingkat Aktivitas Gunung Kelimutu, Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Levei I (Normal) ke Level II (Waspada) maka  disampaikan hal-hal sebagai berikut:

Baca Juga :  Garuda Muda Tutup Laga Penyisihan Grup dengan Kemenangan

Setiap pengunjung dilarang mendekati bibir kawah Danau 1 dan Danau 2 sejauh radius 250 meter.

Pengunjung hanya diperkenankan menuju puncak Kelimutu jika Ingin menikmati panorama.

Pengunjung diimbau memakai masker dan membawa air minum selama berkunjung di Taman Nasional Kelimutu.

Apabila sewaktu-waktu terjadi kenaikan status menjadi Level III (Awas) dan berdampak pada keselamatan pengunjung, maka Balai TN Kelimutu akan melaksanakan penutupan sementara kunjungan wisata alam ke Danau Kelimutu sampai dinyatakan status ke Level I (Normal) atau aman dikunjungi.

Tentang Gunung Kelimutu 

Gunung Kelimutu merupakan gunung api tipe strato dengan ketinggian 1384,5 m di atas permukaan laut. Secara geografis Gunung Kelimutu terletak pada posisi koordinat 08o45’30”LS dan 121o50’00BT. Secara administratif Gunung Kelimutu berada di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Flores United Kalah Tipis dari Juara Bertahan, Ferdi: Dewi Fortuna Belum Berpihak

Gunung Kelimutu diamati secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan  (PGA) yang berlokasi di Kampung Kolorongo, Desa Koa Nora, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Gunung Kelimutu memiliki 3 danau kawah, yaitu Kawah 1 (Tiwu Ata Polo), Kawah  2 (Tiwu Koofai Nuwamuri) dan Kawah 3 (Tiwu Ata Bupu).

Sejarah erupsi Gunung Kelimutu tercatat sejak tahun 1867 dan memiliki interval erupsi berkisar 1-73 tahun.

Erupsi terakhir terjadi pada bulan Juni tahun 1968 berupa erupsi freatik di Kawah 2 (Tiwu Koofai Nuwamuri) dengan didahului desisan suara dan semburan air coklat kehitaman di bagian barat danau.*

Penulis:Willy Aran/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Disarpus Sikka Lakukan Monitoring dan Evaluasi Perpustakaan di Koting
Tekan Kasus Kematian Pasien DBD–Dinkes Sikka Keluarkan Rekomendasi untuk Puskesmas
Selama Tahun 2025, Arus Penumpang dan Barang di Pelabuhan Laurens Say Maumere Meningkat
Pelindo Maumere Harapkan Tahun 2026 Kapal Penumpang Sudah Sandar di Dermaga Empat
PAW Anggota DPRD Ende, Thomas Aquino: ‘Saya Siap Satu Ritme dengan Rekan-Rekan
Pengamat Hankam Valens Daki-Soo–‘Penguatan Militer Harus Dibarengi Peningkatan Ekonomi dan Diplomasi’
Empat Warga Kalo Reok Barat Temukan Jenazah Siswa yang Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai
ASN PPPK Paruh Waktu Guru dan Nakes di Manggarai Timur Terima SK–Ini Rincian Gajinya
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 19:41 WITA

Disarpus Sikka Lakukan Monitoring dan Evaluasi Perpustakaan di Koting

Senin, 19 Januari 2026 - 19:24 WITA

Tekan Kasus Kematian Pasien DBD–Dinkes Sikka Keluarkan Rekomendasi untuk Puskesmas

Senin, 19 Januari 2026 - 19:02 WITA

Selama Tahun 2025, Arus Penumpang dan Barang di Pelabuhan Laurens Say Maumere Meningkat

Senin, 19 Januari 2026 - 17:36 WITA

PAW Anggota DPRD Ende, Thomas Aquino: ‘Saya Siap Satu Ritme dengan Rekan-Rekan

Senin, 19 Januari 2026 - 16:38 WITA

Pengamat Hankam Valens Daki-Soo–‘Penguatan Militer Harus Dibarengi Peningkatan Ekonomi dan Diplomasi’

Berita Terbaru

Opini

Rasio vs Emosi: Menyikapi Narasi “Darurat 7 Hari”

Senin, 19 Jan 2026 - 21:58 WITA