DPRD Ende Akan Gunakan Hak Angket, Ini Tanggapan Bupati - FloresPos Net

DPRD Ende Akan Gunakan Hak Angket, Ini Tanggapan Bupati

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Paripurna interplasi DPRD Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar Rabu (17/12/2025) berlangsung ricuh.

Paripurna yang menjadi ruang terhormat anggota dewan menyampaikan pertanyaan terkait kebijakan Bupati Ende di tahun 2025 belum menyentuh subtansi. Pasalnya baru dibuka langsung ricuh dan tidak dilanjutkan lagi karena Bupati Ende, Yoseph Badeoda meninggalkan ruangan.

Pasca kericuhan itu lembaga DPRD Ende kembali bersidang untuk menentukan langkah selanjutnya.

Pada sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Ende, Yanus Waro, empat fraksi menyatakan lanjut ke hak angket, dua fraksi mengharapakan kembali ke interplasi dan dua fraksi abstein.

Baca Juga :  Perjusami dan Live In di Detusoko, Siswa SMAK Syuradikara Tanam Ratusan Anakan Mahoni di Kawasan Gua Maria

“Empat fraksi yang nyatakan lanjut ke angket yaitu PKB, Nasdem, PSI dan Golkar. Fraksi Demokrat, Hanura abstein. Sedangkan fraksi PDIP dan Gabungan meminta interplasi diagendakan lagi”.

Yanus mengatakan terkait dengan usulan dan sikap dari fraksi tersebut, DPRD Ende akan menggelar rapat lagi untuk membahas mekanisme pengajuan hak angket.

Tanggapan Bupati

Bupati Ende, Yoseph Badeoda kepada wartawan usai kericuhan paripurna interplasi mengatakan dengan kericuhan tersebut publik bisa menilai bahwa interplasi diajukan dengan niat tidak baik.

Baca Juga :  Menarik, Peserta Perayaan  Puncak HUT PGRI dan HGN di Manggarai Berbusana Multietnis

“Seperti yang kita lihat di interplasi tadi, saya kira diajukan dengan niat tidak baik. Maka pemerintah juga mempunyai sikap tegas, kalaupun DPRD Ende mau lanjutkan ke angket”.

Yoseph Badeoda mengatakan pemerintah akan meminta seluruh pertanyaan dari DPRD diberikan secara tertulis dan pemerintah juga memberikan jawaban secara tertulis sehingga tidak ada ruang untuk berdebat.

“Kita lakukan secara tertulis, kalau debat atau dilaog ruangnya di RDP saja”.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan
Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Berita ini 706 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:47 WITA

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong

Senin, 28 September 2026 - 13:42 WITA

Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan

Senin, 28 September 2026 - 13:39 WITA

Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Berita Terbaru

Opini

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 Sep 2026 - 16:27 WITA

Opini

Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang

Senin, 28 Sep 2026 - 11:36 WITA