ENDE, FLORESPOS.net-Sebanyak 22 sekolah menengah di Kabupaten Ende, Provinsi NTT mengikuti Pekan Ekspresi.
Kegiatan tersebut telah dibuka oleh Kordinator Pengawas (Korwas) SMA/MA/SMAK Provinsi NTT untuk Kabupaten Ende, Wahyuni Budiarsi di lapangan Syuradikara, Senin (29/4/2024) pagi.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Sekolah yang tergabung dalam Musyawara Kerja Kepala Sekolah (MKKS), para guru dan perwakilan siswa dari 22 sekolah serta para sponsorship.
Acara pembukaan ditandai dengan penyerahan piala bergilir dari SMAK Syuradikara Ende kepada panitia untuk diperebutkan.
Ketua Panitia Pekan Ekspresi SMA/MA/SMAK tahun 2024, Br. Kris Riberu SVD mengatakan penyelenggaraan Pekan Prestasi Siswa sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan jiwa seni peserta didik serta menumbuhkan rasa cinta terhadap seni.
Kegiatan ini akan memberikan inspirasi kepada mereka untuk melestarikan kesenian Indonesia dan Perlindungan terhadap kekayaan budaya bangsa.
Kepala SMAK Syuradikara ini melanjutkan kegiatan ini juga untuk menggali potensi peserta didik SMA/MA/SMAK di bidang seni budaya, kecakapan berbahasa serta olahraga dan memberi dorongan sehingga timbul motivasi yang kuat untuk beraktualisasi diri dan berkompetisi secara sehat dalam mencapai puncak prestasi.
Tujuan kegiatan yaitu memberikan pengalaman berkompetisi untuk mencapai sumber daya manusia yang unggul di bidang seni, olahraga, dan kecakapan berbahasa.
Meningkatkan kreativitas peserta didik dalam bidang seni, olahraga, dan kecakapan berbahasa yang berakar pada budaya bangsa.
Mata lomba yaitu O2SN, Atletik Lari, Lempar lembing, Tolak peluru pa, Lombat Jauh, Silat, Karate. Vokal Solo Putra Putri, Cipta Puisi , Tari Kreasi, Teater monolog dan Debat Bahasa Indonesia.
Kegiatan pertandingan dilaksanakan di SMAK Syuradikara Ende, SMAN 1 Ende dan SMAN 2. Kegiatan ini akan berakhir pada 2 Mei 2024.
Ketua MKKS Ende, Albinus Minggu mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari proses pembinaan karakter peserta didik menuju profil pelajar pancasila.
“Kami wadah MKKS memberikan perhatian serius kepada anak berbakat atau berprestasi di berbagai bidang. Bagi yang juara silakan siapkan diri untuk OSN tingkat provinsi,” katanya.
Kordinator Pengawas (Korwas), Wahyuni Budiarsi mengapresisasi para kepala sekolah yang telah bekerja melaksanakan kegiatan ini. Penyelenggaraan kegiatan ini adalah salah satu langkah sistematis meletakkan fondasi bagi siswa dalam berbagai aspek.
Ia mengharapkan kegiatan ini dapat menanamkan pembinaan prestasi terkait nilai- nilai yang berakar pada budaya bangsa. Melalui kegiatan ini akan tumbuh kreativitas seni yang merupakan bagian dari pendidikan karakter. *
Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando










