Kali Wae Laing Meluap, Ratusan Hektar Tanaman Padi Terendam Air - FloresPos Net

Kali Wae Laing Meluap, Ratusan Hektar Tanaman Padi Terendam Air

- Jurnalis

Senin, 11 Maret 2024 - 20:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat ratusan hektar tanaman padi terendam air.

Camat Lamba Leda Utara Agus Supratman mengatakan, hujan deras hampir tiga hari membuat Kali Wae Laing di Desa Satar Padut meluap.

“Sekitar 282 tanaman padi terendah air,” kata Supratman kepada Florespos.net, Senin (11/3/2024).

Dia mengatakan, saat ini hujan masih terus mengguyur wilayah tersebut. Selain padi yang terendam, banjir juga merendam fasilitas umum masjid, kompleks perkantoran kecamatan, Puskesmas, gereja, sekolah,  Kantor Polsek Lamba Leda.

Saat bersamaan juga air laut pasang, sehingga banjir meluap masuk pemukiman. Selain hujan dan banjir, sinyal telepon kadang hilang muncul dan listrik padam.

Baca Juga :  Yayasan Graha Kasih Kupang Beberkan Alasan Undang Cristiano Ronaldo

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur terpaksa mengungsi. Warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam air.

Kali Wae Laing di desa itu meluap dan masuk hingga pemukiman warga dengan ketinggian air sekitar 50 cm.

Insan dan Rahmat, warga Dampek, Desa Satar Padut mengatakan puluhan rumah warga Desa Satar Padut tepatnya di Kampung Golo Kukung dan Dampek terendam banjir.

Selain rumah warga, kata Insan dan Rahmat, air juga genangan fasilitas umum, kantor kecamatan, Puskesmas, sekolah, gereja, masjid, dan fasilitas umum lainnya.

Baca Juga :  Masyarakat Flores Diimbau Tidak Tergiur Tawaran Kerja via Medsos

“Hujan lebat turun sejak Sabtu hingga Minggu malam. Kali Wae Laing banjir dan meluap masuk ke rumah warga,” kata Insan dan Rahmat kepada Florespos.net, Minggu (10/3/2024) malam.

Insan dan Rahmat mengatakan, selain daerah pegunungan hujan lebat juga masih terus mengguyur setempat dan air terus meluap.

Kata Insan dan Rahmat, ada sebagian warga mengungsi dan mengamankan barang-barang ke tempat yang aman.

“Warga mengungsi tidak bisa selamatkan barang seperti kasur, padi, dan alat dapur. Beberapa rumah alat dapur dan juga pakaian terbawah banjir,” kata mereka. *

Penulis: Albert Harianto I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA