Pelaku Pemukulan ODGJ di Ende Diancam 2 Tahun 8 Bulan Penjara - FloresPos Net

Pelaku Pemukulan ODGJ di Ende Diancam 2 Tahun 8 Bulan Penjara

- Jurnalis

Kamis, 11 Januari 2024 - 21:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Pelaku pemukulan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang viral di media sosial kini sudah mendekam di sel tahanan Polres Ende.

Pelaku dituntut dengan pasal 351 (1) KUHP Pidana dengan ancaman paling lama 2 tahun 8 bulan penjara.

Kasat Reskrim Polres Ende, AKP Cecep Ibnu Ahmad didampingi Pjs. Kasubsi PIDM Sihumas IPDA CBM Perintis Nababan, S.H saat konferensi pers, Kamis (11/1/2024) siang di Mapolres Ende menjelaskan kronologis kasus ini hingga penangkapan pelaku.

Pelaku diketahui berinisial MD (23), warga Kelurahan, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende.

Kronologisnya, kasus pemukulan ini terjadi pada 9 November 2023 sekitar pukul 01.20 wita. Saat itu pelaku mengantar mobil pick up ke pasar untuk persiapan jualan buah.

Setelah selesai memarkir mobil di halaman Pasar Mbongawani Ende, pelaku langsung tidur di dalam mobil. Tidak lama korban datang membangunkan pelaku dengan cara menarik kaki pelaku untuk meminta rokok.

Setelah itu pelaku bangun dan langsung mengatakan kepada korban, “ow..kau mau minta rokok, sini sudah ikut saya”. Korban pun mengikuti pelaku ke arah depan Pasar Mbongawani dekat pos security.

Baca Juga :  Relawan Ansy-Jane di Ende Siap Kawal Hingga TPS

Setelah itu pelaku langsung menyalakan kamera (depan) dan menyandarkan di dinding tembok pos untuk merekam video dan mengatakan kepada korban “ayo kita sparing”.

Setelah itu pelaku langsung memukul korban menggunakan tangan kiri pelaku sebanyak satu kali.

Ketika korban terjatuh, pelaku sempat mengatakan “sorry e mari sudah kita isap rokok sama sama”, dan korban bangun lalu duduk bersama dengan pelaku untuk menghisap rokok di depan pos security.

Pelaku mengakui video tersebut direkam sendiri oleh pelaku dan memosting sendiri ke media sosial. Pelaku juga mengaku bahwa tidak pernah mengirim atau membagikan video tersebut kepada orang lain.

Setelah video pemukulan itu viral di media sosial polisi melakukan pelacakan dan giat penangkapan.

Penangkapan tersebut berawal dari hasil penyelidikan yang di lakukan oleh Unit Buser Polres Ende dan di peroleh informasi terduga pelaku sudah berada di Bali sejak tanggal 28 Desember 2023.

Baca Juga :  Populasi Ternak Anjing dan Realisasi Vaksin di Ende Tidak Sebanding, Ini Kendalanya

Setelah mendapat informasi, terduga pelaku berada di Bali, Unit Buser dibantu oleh Kepolisian Polda Bali dan warga masyarakat dapat mengamankan pelaku.

Pada tanggal 07Januari 2024 sekitar pukul 23.45 wita, tepatnya pelaku berhasil diidentifikasi keberadaannya oleh beberapa informan petugas yang ada di Bali bahwa pelaku berada Denpasar Selatan.

Diduga pelaku akan berpindah tempat, sehingga petugas meminta informan untuk mengantarkan ke kantor polisi terdekat di Polsek Denpasar selatan. Setelah itu pelaku di amankan sementara di kantor Polsek Denpasar selatan.

Kemudian Selasa tanggal 9 Januari 2024, pelaku dibawa oleh Kasat Reskrim dan Kanit Buser Polres Ende dari tempat penahanan sementara di Polsek Denpasar Selatan sekitar pukul 06.00 wita dan tiba di Ende pukul 15.30 Wita selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Ende, Polda NTT guna proses penyidikan lebih lanjut.

Saat ini pelaku sudah diamankan di sel tahanan Polres Ende untuk menjalani proses hukum selanjutnya. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
Berita ini 71 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WITA

Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror

Minggu, 1 November 2026 - 13:53 WITA

Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:05 WITA

PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur

Berita Terbaru