Jalan Desa Compang Dalo Manggarai Buruk, Kendaraan Antar Kampung Enggan Melintas - FloresPos Net

Jalan Desa Compang Dalo Manggarai Buruk, Kendaraan Antar Kampung Enggan Melintas

- Jurnalis

Jumat, 10 November 2023 - 15:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Kondisi yang buruk mengakibatkan kendaraan enggan dan bahkan tidak melewati jalur jalan antar kampung di Desa Compang Dalo, Kecamatan Ruteng, Manggarai, NTT.

Paling parah kondisi jalan di Dusun Watu Wuli, RT Keranjang dan dari Kampung Keranjang ke Kampung Ajang. Karenanya, dua jalur jalan amat jarang dilewati kendaraan.

Jalan di wilayah Dusun Watu Wuli terpantau wartawan, Jumat (10/11/2023), masih berstatus jalan tanah. Tanahnya liat dan lengket ketika dilindas ban kendaraan.

Sekarang ini,  jalan di RT Keranjang  hanya dipakai kendaraan proyek pengerjaan saluran irigasi. Tetapi, kendaraan harus dengan susah payah melintas karena jalan berlumpur tebal.

Yang lebih buruk dari Kampung Ajang menuju RT Keranjang. Jalannya tidak dilalui kendaraan sama sekali. Beberapa meter dari  Kampung Ajang telah dipasang telford, selebihnya jalan tanah.

Baca Juga :  Petani di Manggarai Terpaksa  Perbaiki Sendiri Saluran Irigasi Teknis Tanggung Jawab Pemprov NTT

Bukti bahwa kendaraan tidak pernah melintas bisa diketahui dari tidak adanya bekas ban kendaraan di sepanjang jalan. Rerumputan tumbuh subur di tengah jalan.

Seorang warga Martinus Wanggung mengatakan, kampung-kampung yang ada dikitari sawah dan kebun. Kalau jalan bagus tentu warga tidak terlalu mengalami kesulitan untuk pergi dan pulang kebun atau antar kampung.

“Musim kering saja jarang kendaraan lewat, apalagi pada musim hujan. Keadaannya lebih buruk lagi,” katanya.

Dikatakan, usulan untuk menangani jalan yang ada sudah sering baik ke desa, kecamatan, hingga kabupaten. Tetapi, tidak ada respons sama sekali.

Baca Juga :  Produksi Cengkih Turun, Petani Minta Pemerintah Kontrol Harga 

Buktinya, jalan yang ada tetap tidak berubah menjadi lebih baik. Jalan raya tetap dari tanah seperti zaman dahulu.

Warga lain, Ny. Aldina M, mengatakan, kendaraan masuk kampung setiap hari tentu sangat diharapkan masyarakat. Masyarakat merasa merdeka dari pengangkutan hasil dari kebun dan sawah ke rumah.

“Kami merasa belum bebas dari kesulitan transportasi seperti zaman dahulu. Pemerintahan yang baru, harap lakukan perubahan, tetapi sepertinya tidak ada juga kami di wilayah ini,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita
20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni
Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP
Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan
Mosalaki dan Orangtua Tolak Penggunaan Lahan Sekolah SDN Wolomoni untuk KDMP
Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif
Bupati Sikka Ajak PSMTI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Ketua DPD PAN Flores Timur: Muscab Pondasi Penting Melangkah Lebih Maju
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:20 WITA

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:35 WITA

20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:54 WITA

Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:38 WITA

Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:27 WITA

Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:20 WITA

Opini

Krisis sebagai Penggerak Transformasi

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:05 WITA