Pasar Mena Ruteng Tak Pernah Digunakan, Kondisinya Memprihatinkan - FloresPos Net

Pasar Mena Ruteng Tak Pernah Digunakan, Kondisinya Memprihatinkan

- Jurnalis

Selasa, 19 Desember 2023 - 16:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Sebuah bangunan yang dibangun untuk pasar di Mena, Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT, tidak pernah digunakan sejak dibangun puluhan tahun silam.

Pantauan Florespos.net, Selasa (19/12/2023) bangunan masih tegak berdiri. Tetapi, kondisinya memprihatinkan. Rerumputan tinggi, kotor, dan sepi.

Mubazirnya bangunan pasar tentu menjadi perhatian publik karena dibangun dengan biaya uang rakyat. Kalau tidak digunakan, untuk apa dibangun?

Seorang warga Kota Ruteng, Dioni Legos mengatakan, yang terjadi ini menjadi bukti sarana dan fasilitas publik itu asal dibangun. Tidak melalui perencanaan yang baik.

Baca Juga :  KPU Manggarai Larang Pasang Alat Peraga Sosialisasi Caleg di Tempat Ibadah, Rumah Sakit, Gedung Pemerintah, TNI, Polri, BUMN dan BUMD

“Akibatnya pedagang tidak mau pakai. Apalagi, kondisi  tanahnya miring,” katanya.

Praktis, kondisi riil lokasi amat sulit untuk aktivitas banyak orang. Keluar masuk orang saja sulit, apalagi kendaraan.

Tetapi, apakah karena keadaan itu, pemerintah membiarkan bangunan pasar itu sampai bangunannya hancur?

Bangunan yang ada harus digunakan. Pemerintah bisa mengaturnya apakah untuk pasar atau kegiatan publik lainnya.

Baca Juga :  Besok, Pemakaman Uskup Sensi, ASN dan Sekolah di Ende Diliburkan

Tetapi, kalau dibiarkan terus, maka rasanya uang rakyat itu dibuang percuma saja.

Warga lain, Servus Durja mengatakan, kalau pedagang di sekitar terminal diarahkan ke bangunan itu baik juga. Pedagang diberi kemudahan, pasti mau ke lokasi itu.

“Daripada jualan di pinggir jalan lebih baik diarahkan ke lokasi itu. Itu juga sangat membantu warga sekitar agar tidak selalu ke Pasar Inpres Ruteng untuk berbelanja,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38 WITA

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:38 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA