Asap Disertai Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki Terus Keluar dari Lubang Erupsi - FloresPos Net

Asap Disertai Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki Terus Keluar dari Lubang Erupsi

- Jurnalis

Jumat, 5 Januari 2024 - 21:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih tetap tinggi.

Sejak erupsi 1 Januari 2024 hingga Jumat (5/1/2024) petang, asap tebal disertai abu vulkanik terus keluar dari lubang/rekahan erupsi, baik bagian barat laut utara maupun bagian tenggara selatan.

Ketua Tim Tanggap Darurat Erupsi Pos Pemantau Gunung Lewotobi Laki-laki di Pululera, Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Iing Kusnadi mengatakan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih tinggi hingga hari kelima pasca erupsi, Jumat (5/1/2024).

“Sampai hari ini, secara visual masih ada asap disertai abu vulkanik tebal keluar secara terus menerus dari rekahan erupsi pada tanggal 23 Desember 2023 bagian barat laut utara dan rekahan pada erupsi 1 Januari 2024 bagian tenggara selatan,” kata Iing Kusnadi kepada wartawan, Jumat petang.

Iing Kusnadi menjelaskan, pada 31 Desember 2023 malam dan 1 Januari 2024 dini hari telah terjadi erupsi dengan rekahan pada bagian tenggara selatan Gunung Lewotobi Laki-laki sehingga mengeluarkan suara yang sangat keras yang membuat masyarakat sekitar lereng gunung menghindar.

Baca Juga :  Lima Pemkab di Wilayah Pelayanan BPJS Ende Capai Target UHC Seratus Persen

Sejak saat itu, Gunung Lewotobi Laki-laki dinaikan status dari Level II Waspada yang ditetapkan pada 17 Desember 2023 ke Level III Siaga pada 1 Januari 2024.

Iing Kusnadi mengatakan, aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki masih tetap tinggi sejak 17 Desember 2023 dinaikan status ke level II waspada. Dan hingga hari kelima pasca eruspi, aktivitasnya masih tetap sama.

“Hari ini secara visual masih terekam gempa vulkanik dalam. Kita mencatat sejak erupsi sudah lebih dari 10 kali kejadian. Hari ini juga secata visual masih terjadi asap disertai abu keluar,” katanya.

Selain itu, kata dia, sampai saat ini belum ada lava yang keluar, tetapi pada Kamis (4/1/2024) malam pukul 23.00 Wita, ada pijar api keluar dari rekahan erupsi bagian barat laut utara.

Kata Iing Kusnadi, rekomendasi Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, masih tetap sama, yakni tidak boleh ada aktivitas manusia 3 kilometer dari puncak kawah dan 4 kilometer selatan tenggara dan barat laut utara dari rekahan erupsi. Masyarakat juga diharapkan tetap tenang dan mengikuti arahan Pemerintah Daerah (Pemda).

Baca Juga :  Ini Jenis Rokok Ilegal yang Disita Bea Cukai Saat Operasi Penindakan di Ende

“Kami terus memantau dan setiap 6 jam kami menginformasikan perkembangan pemantauan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki kepada masyarakat,” katanya.

Pantauan Florespos.net, Jumat (5/1/2024) siang di Desa Klatonlo, Desa Hokeng Jaya, Desa Boru, Desa Pululera, Desa Dulipali, Desa Nawokote, dan hampir seluruh wilayah Kecamatan Wulanggitang turun hujan dengan intensitas rendah.

Sementara asap tebal disertai abu vulkanik dari dua lubang/rekahan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki terus keluar menjulang ke langit setinggi 500 hingga 800 meter. Cuaca di sekitar Kecamatan Wulanggitang cerah berawan.

Warga terdampak langsung erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang mengungsi sampai Jumat (5/1/2024) siang, berjumlah 3.898 jiwa tersebar pada 12 titik/posko pengungsian. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan
Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan
Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama
Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)
Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan
Anak Usia Sekolah Dominasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende, Satlantas Lakukan Ini
Dinkes Temukan Kasus Baru di tahun 2026, 27 Warga Ende Positif HIV/AIDS
Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WITA

Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WITA

Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:57 WITA

Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:47 WITA

Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Pariwisata, Pembangunan Manggarai Barat 2027 Berbasis Pertanian, Peternakan, Perikanan

Berita Terbaru