Ini Jenis Rokok Ilegal yang Disita Bea Cukai Saat Operasi Penindakan di Ende - FloresPos Net

Ini Jenis Rokok Ilegal yang Disita Bea Cukai Saat Operasi Penindakan di Ende

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Labuan Bajo, Flores- NTT telah melaksanakan operasi  pencegahan dan penindakan peredaran rokok ilegal di Kabupaten Ende, NTT pekan lalu.

Dari hasil operasi yang dilakukan,  tim Bea Cukai berhasil menemukan beberapa jenis rokok yang diduga ilegal yang beredar di kios- kios kecil di Kota Ende. Rokok tersebut kemudian disita oleh Bea Cukai.

Berdasarkan data rekapan rokok yang diduga ilegal yang disita dari operasi Bea Cukai yang diperoleh Florespos.net Rabu (19/6/2024), dari Kantor Bea Cukai Labuan Bajo ada 20 jenis rokok yang disita.

Baca Juga :  Dari Plt ke Penjabat Sekda, Ini Target Gabriel Dala Tiga Bulan Kedepan

Dari 20 jenis rokok tersebut terdapat beberapa rokok yang sudah beredar luas di Ende dan laris manis di kalangan perokok.

Jenis rokok tersebut antara lain Angker, Arow, Arow Black, King Garet, Gudang Djati Mild, Capucino Stik Twenty, Surya Gunung Ganam dan Trans.

Dalam operasi tersebut tim Bea Cukai menyita 256 bungkus dan 5.120 jenis rokok ilegal. Jenis pelanggaran dominan antara lain polos, salah personalisasi dan salah peruntukan.

Ahmad Faisol, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Labuan Bajo kepada Florespos.net, Rabu (19/6/2024) via telp mengatakan operasi yang dilakukan kemarin sifatnya mandiri maka hanya dilakukan oleh Bea Cukai.

Baca Juga :  Diduga Keracunan Daging, Satu Warga Kabupaten Ende Meninggal  Dunia, 9 Warga Dirawat Intensif

“Itu operasi mandiri jadi hanya Bea Cukai saja,” katanya.

Ahmad Faisol juga mengatakan operasi tersebut adalah operasi pasar maka sifatnya terbuka dan hanya menyisir di kios- kios saja.

Pihak Bea Cukai saat ini sedang mengumpulkan data dan menelusuri ke agen dan distributor.

“Kemarin itu operasi terbuka maka ke kios dan pasar. Kami sedang kumpulkan data untuk masuk ke agen dan distributor. Itu operasinya bersifat tertutup,” katanya. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal
Thresher Shark Indonesia dan Masyarakat Solor Timur Petakan Peluang Mata Pencaharian Alternatif bagi Nelayan dan Pengepul Perikanan
Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores
47 Pramuka Kwarcab Ende Siap Ikut Jambore Daerah dan Jambore Nasional
Kuasa Hukum Korban Desak Polres Sikka Kejar Terduga Pelaku Kekerasan Seksual yang Kabur ke Kalimantan
Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan
Voli Soekarno Cup 1, Bhayangkara Presisi Polres Ende Raih Kemenangan di Laga Pertama
Membangun Jembatan, Merajut Sinodalitas (Catatan di Awal Sidang Pleno FABC 2026)
Berita ini 375 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:37 WITA

Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:46 WITA

Thresher Shark Indonesia dan Masyarakat Solor Timur Petakan Peluang Mata Pencaharian Alternatif bagi Nelayan dan Pengepul Perikanan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:02 WITA

Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:58 WITA

47 Pramuka Kwarcab Ende Siap Ikut Jambore Daerah dan Jambore Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WITA

Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan

Berita Terbaru

Opini

Sinodalitas sebagai Jalan Rekonsiliasi

Rabu, 22 Jul 2026 - 16:41 WITA

Advertorial

Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:02 WITA