Pemda Manggarai Timur Komitmen Turun 7 Persen Stunting - FloresPos Net

Pemda Manggarai Timur Komitmen Turun 7 Persen Stunting

- Jurnalis

Senin, 20 Mei 2024 - 18:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), berkomitmen untuk menekan angka stunting turun hingga 7 persen pada tahun 2024.

Penjabat Bupati Manggarai Timur Boni Hasudungan, Senin (20/5/2024) mengatakan hingga saat ini angka stunting di Kabupaten Manggarai Timur sudah sampai di 8.06 persen.

“Ini adalah sebuah capaian yang baik dan merupakan hasil kerja kita bersama dan kita terus berjuang hingga turun 7 persen,” katanya.

Penjabat Bupati mengatakan saat ini dukungan lintas sektor dan kerja kolaboratif telah dijalankan hingga kecamatan dan desa.

Dia mengapresiasi khusus kepada Pemerintah Kecamatan Kota Komba dan Kecamatan Lamba Leda Selatan bersama semua stake holdernya karena dua kecamatan ini stuntingnya menurun signifikan.

“Kita bergerak bersama dan secara berjenjang selain pendataan dan pendampingan dalam pencegahan stunting,” katanya.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Rp5,9 Miliar, Kejati NTT Sita Lima Bidang Tanah, Salah Satunya Milik Mantan Wali Kota Kupang

Penjabat Bupati mengatakan ia selalu menekankan pentingnya pihak desa dan tenaga kesehatan memiliki data yang valid tentang ibu hamil (bumil) KEK, bumil dibawah umur dan kondisi lain yang berpotensi melahirkan bayi stunting.

Terhadap ini, katanya perlu dilakukan pendampingan sesuai dengan kondisi ibu sehingga program itu menjadi tepat sasaran. Lakukan juga pelaporan dan evaluasi secara berjenjang.

“Kita sudah memiliki alat ukur yang benar terkait stunting, maka sumber daya kesehatan dan tenaga pendamping bertugas untuk memastikan bumil atau anak stunting ditangani dengan tepat. Kerja kita yang utama adalah mencegah munculnya kasus stunting yang baru,” kata Penjabat Bupati.

Baca Juga :  Nongkrong di Car Free Night, Ansy Lema dan Milenial-Gen Z Maumere Bahas Industri Kreatif

Secara terpisah Kepala Dinas Pembangunan Masyarakat Desa, Gaspar Nanggar mengatakan program kerja dan anggaran yang dialokasikan oleh desa untuk penanganan stunting pada 159 desa di Manggarai Timur.

“Semua desa sudah menganggarkan dana yang cukup banyak dan melaksanakan program yang langsung menyentuh bumil berisiko dan anak stunting, walaupun untuk beberapa desa hasilnya belum signifikan,” katanya.

Sementara itu Kadis P2KBP3A, Jefrin.Hatyanto, juga berbagi cerita tentang Program “Cek Dapur Mama” yang menjadi salah satu upaya konkrit untuk melihat bagaimana pola makan keluarga yang dimulai dari dapur.

Katanya, stunting ini adalah membuat surat edaran Bupati Manggarai Timur agar semua desa dan kecamatan mereplikasi program Cek Dapur Mama. *

Penulis: Albert Harianto I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:21 WITA

Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:12 WITA

In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo

Berita Terbaru