Sampah Masuk Sawah Pasca Hujan Guyur Kota Ruteng - FloresPos Net

Sampah Masuk Sawah Pasca Hujan Guyur Kota Ruteng

- Jurnalis

Selasa, 31 Oktober 2023 - 20:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net – Walaupun bukan hal baru, sampah masuk sawah di wilayah Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, NTT, setiap kali hujan turun.

Kejadian seperti itu kembali terjadi di Kota Ruteng pasca guyuran hujan lebat Selasa (30/10/2023) sore yang mengakibatkan volume air dalam kali menuju wilayah utara Kota Ruteng, meningkat.

Pantauan wartawan setelah hujan, kali-kali menuju wilayah Kelurahan Karot terlihat penuh sampah dari kawasan selatan Kota Ruteng.

Sampah dihanyut air kali dan sebagian air itu masuk ke sawah-sawah masyarakat seperti di Sondeng dan Ndeung, Kelurahan Karot. Sampah masuk sawah dengan padi sedang bertumbuh subur.

Seorang petani, Damasus Rego mengatakan, air sawah dari Kota Ruteng tak pernah bebas dari sampah. Termasuk setelah hujan tadi siang, sampah baru terhanyut air masuk sawah.

Baca Juga :  Hama Serang Jagung Petani di Adonara Timur--Babi Hutan dan Tikus Jadi Penyebab Utama

“Tidak tahu sampai kapan keadaan seperti ini terjadi. Dari dulu sampai sekarang, sampah masuk sawah,” katanya.

Sampah masuk sawah tidak saja mencemarkan tanah dan padi, juga mengakibatkan beban pekerjaan petani bertambah.

Bertambah karena petani bekerja lagi mengangkat sampah dari sawah agar padi tidak tumbuh di antara sampah.

Dikatakan, sawah di wilayah Kelurahan Karot bisa bebas dari sampah hanya bisa terjadi kalau siapapun di wilayah selatan Kota Ruteng tidak membuang sampah ke dalam kali.

Fakta bahwa pinggir dan dalam kali seperti menjadi tempat pembuangan akhir sampah. Kalau demikian sampai dunia kiamat, sampah tetap masuk ke sawah masyarakat di wilayah utara kota.

Baca Juga :  Jenazah Pelajar yang Tenggelam di NTT Dibawa ke Lagos Manggarai Timur

Sebelumnya, warga lain, Titus Gas mengatakan, tidak lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah itu adalah stop total membuang sampah ke kali atau saluran irigasi.

“Itu hanya bisa dilakukan bila ada gerakkan total tidak membuang sampah di sebarang tempat di wilayah selatan Kota Ruteng,” katanya.

Di situ peran pemerintah bermain. Penertiban pembuangan sampah mulai dari rumah-rumah. Ketika ada yang melanggar harus diberi sanksi dari yang ringan, sedang, hingga berat.

Komitmen pemerintah untuk menertibkan itu harus jelas dan tegas. Sudah tidak cukup lagi hanya sebatas mengimbau dan mengajak seperti yang terjadi selama ini. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita
20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni
Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP
Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan
Mosalaki dan Orangtua Tolak Penggunaan Lahan Sekolah SDN Wolomoni untuk KDMP
Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif
Bupati Sikka Ajak PSMTI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Ketua DPD PAN Flores Timur: Muscab Pondasi Penting Melangkah Lebih Maju
Berita ini 212 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:20 WITA

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:35 WITA

20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:54 WITA

Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:38 WITA

Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:27 WITA

Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:20 WITA

Opini

Krisis sebagai Penggerak Transformasi

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:05 WITA