Aktivitas Vulkanik Gunung Lewotobi Meningkat, Warga Pengungsi Bertambah Jadi 8.431 Jiwa - FloresPos Net

Aktivitas Vulkanik Gunung Lewotobi Meningkat, Warga Pengungsi Bertambah Jadi 8.431 Jiwa

- Jurnalis

Jumat, 8 November 2024 - 12:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono Berdialog Bersama Warga Terdampak di Posko Pengungsian Desa Lewolaga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu (6/11/2024). Foto: Wentho Eliando

Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono Berdialog Bersama Warga Terdampak di Posko Pengungsian Desa Lewolaga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu (6/11/2024). Foto: Wentho Eliando

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus meningkat terjadi sepanjang Kamis hingga Jumat (8/11/2024) dini hari.

Akibatnya, ribuan warga yang masih berdomisili di wilayah yang selama ini berada di radius aman terpaksa mengungsi. Hingga Jumat pagi, warga yang mengungsi di posko terpusat maupun rumah-rumah keluarga dari sebelumnya 5.816 jiwa kini bertambah menjadi 8.431 jiwa.

“Jumlah warga terdampak yang mengungsi baik pada tiga posko terpusat maupun rumah-rumah keluarga per hari ini menjadi 8.431 jiwa,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Flores Timur, Heronimus Lamawuran kepada Florespos.net, Jumat (8/11/2024) pagi.

Heri Lamawuran mengatakan, warga terdampak tidak hanya mengungsi di wilayah Kabupaten Flores Timur, tetapi juga di Kabupaten Sikka.

Dia merincikan sebaran warga terdampak yang mengungsi, yakni pada posko Desa Lewolaga, Desa Konga dan Desa Bokang Wolomatang di Kecamatan Titehena sebelumnya berjumlah 3.025 atau 350 kepala keluarga bertambah menjadi 4.149 jiwa atau 1.068 kepala keluarga terdiri dari 1.557 laki-laki dan 1.604 perempuan.

Baca Juga :  PGRI Tanjung Bunga Kunjung 9 Posko Pengungsian Lewotobi, Berdonasi dan Berbagi Cerita

Sementara di Kecamatan Wulanggitang berjumlah 1.821 jiwa atau 359 kepala keluarga terdiri dari 889 laki-laki dan 932 perempuan, di pada rumah-rumah keluarga pada 8 desa.

Di Kecamatan Ile Bura tersebar pada 1 desa berjumlah 25 jiwa atau 6 kepala keluarga terdiri dari 14 laki-laki dan 11 perempuan. Kecamatan Demon Pagong tersebar pada 2 desa berjumlah 135 jiwa terdiri dari 66 laki-laki dan 69 perempuan.

Kecamatan Larantuka tersebar pada 8 kelurahan dan 1 desa berjumlah 85 jiwa atau 19 kepala keluarga terdiri dari 36 laki-laki dan 49 perempuan. Kecamatan Ile Mandiri tersebar pada 1 desa berjumlah 20 jiwa atau 6 kepala keluarga terdiri dari 8 laki-laki dan 12 perempuan.

Kecamatan Adonara dan Adonara Timur tersebar pada 2 desa berjumlah 9 jiwa atau 2 kepala keluarga terdiri dari 5 laki-laki dan 4 perempuan.

Baca Juga :  Alokasi Anggaran dari Pusat ke Ende di Sektor Pendidikan Turun Drastis, Bupati Sebut Gegara Laporan

Sementara di Kabupaten Sikka, kata Heri Lamawuran, tersebar pada 9 desa dan Kota Maumere berjumlah 2.187 jiwa atau 600 kepala keluarga terdiri dari 961 laki-laki dan 1.152 perempuan.

“Setiap hari data mengalami perubahan, baik bertambah maupun berkurang. Jadi data ini bersifat sementara,” kata Heri Lamawuran.

Kata Heri Lamawuran, sampai dengan Jumat pagi, jumlah warga terdampak yang meninggal 9 orang, 31 orang mengalami luka berat dan 32 orang luka ringan di antaranya ada 4 orang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Hendrik Fernandez.

Pantauan Florespos.net, di lokasi bencana, bertambahnya warga mengungsi cukup signifikan pada posko terpusat di Desa Lewolaga, Desa Konga dan Desa Boka Wolomatang serta Kecamatan Wulanggitang dan Kabupaten Sikka, pasca terjadi erupsi disertai gemuruh, awan panas guguran pada Kamis (7/11/2024) siang pukul 11.45 Wita. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara
BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT
Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis
Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan
TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Berita ini 257 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:49 WITA

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende

Sabtu, 12 September 2026 - 12:24 WITA

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Sabtu, 12 September 2026 - 12:21 WITA

BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT

Jumat, 11 September 2026 - 21:30 WITA

Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere

Jumat, 11 September 2026 - 20:35 WITA

Bupati Sikka Minta Presiden Bertindak, Negara Tidak Boleh Kalah Melawan Separatis

Berita Terbaru

Opini

Dari Tenda Tidur ke Tenda Belajar

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:58 WITA

Nusa Bunga

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:24 WITA

Advertorial

BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:21 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Di Balik Status yang Berakhir

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:57 WITA