Pelatihan Tenaga Kerja Perhotelan Disparbud Flores Timur, Peserta Langsung Jalani Uji Kompetensi - FloresPos Net

Pelatihan Tenaga Kerja Perhotelan Disparbud Flores Timur, Peserta Langsung Jalani Uji Kompetensi

- Jurnalis

Rabu, 25 Oktober 2023 - 20:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Hal menarik dan berharga diperoleh 30 peserta Pelatihan Kompetensi Tenaga Kerja Perhotelan yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Flores Timur, NTT.

Pasalnya, setelah dibekali melalui pelatihan oleh narasumber dan Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Rajawali Hospitality Nusantara, para peserta menjalani ujian kompetensi sesuai bidang masing-masing.

Kepala Disparbud Flores Timur Drs. Emanuel Lamury melalui Kepala Bidang Pemasaran dan Kemitraan John Wilbert, SST.Par, mengatakan pelatihan sekaligus uji kompetensi itu dilaksanakan tiga hari

Wilbert mengatakan, pelatihan itu dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi tenaga kerja perhotelan dan restauran agar dapat memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang perhotelan dan restauran.

“Agar peserta mampu mengisi pasar kerja sebagai tenaga kerja profesional di bidang perhotelan.dan restauran, peserta mengetahui dan memahami teknik dan cara kerja di bidang perhotelan dan restauran,” kata dia saat pembukaan kegiatan di aula SMK Ancop Berasrama Likotuden, Desa Kawawlelo, Kecamatan Demon Pangong, Selasa (24/10/2023).

Baca Juga :  Analisa Usulan Nama Kecamatan Baru Hasil Pemekaran dari Talibura, Nama Apa yang Paling Tepat?

“Dan peserta mendapat sertifikat dan lisensi jasa pelayanan perhotelan dan restauran yang bertaraf nasional maupun internasional,” kata Wilbert.

Wilbert mengatakan, sebelum ujian kompetensi sesuai bidang masing-masing, para peserta dibekali melalui pelatihan oleh narasumber dan Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Rajawali Hospitality Nusantara, .

Bidang yang dilatih dan diuji kompetensi bagi para peserta terdiri dari lima skema kualifikasi, yakni Receptionist, Room Attendant, Waiters, Chef dan Barista.

“Bagi peserta yang lulus ujian kompetensi langsung menerima sertifikat kompetensi berstandar nasional sesuai bidangnya masing-masing,” katanya.

Pelatihan Kompetensi Tenaga Kerja Perhotelan yang diselenggarakan Disparbud Flores Timur bekerjasama dengan SMK Ancop Berasrama Likotuden itu berlangsung tiga hari, Selasa hingga Kamis (24-26/10/2023).

Kegiatan Pelatihan Kompetensi Tenaga Kerja Perhotelan dibuka oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Andreas Kewa Ama mewakil Penjabat Bupati Flores Timur.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Andreas Kewa Ama sebelum membacakan sambutan tertulis Penjabat Bupati Flores Timur, mengatakan, pelatihan dan ujian kompetensi itu merupakan kesempatan emas dan berharga.

Baca Juga :  Mengenang Pacuan Kuda di Kota Mbay: Sebuah Warisan Budaya yang Kembali Hidup

“Manfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya demi peningkatan profesionalisme dan kualitas diri di bidang perhotelan dan restoran,” katanya.

Sementara Kepala SMK Ancop Berasrama Likotuden, Romo Alfons Wungubelen, kepada wartawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Disparbud Flores Timur yang menggandeng dan mempercayakan sekolahnya menjadi lokasi kegiatan pelatihan dan uji kompetensi tersebut.

“Ini kepercayaan yang luar biasa dari Disparbud Flores Timur kepada kami, SMK Ancop Berasrama Likotuden menjadi tempat pelatihan dan uji kompetensi tenaga kerja perhotelan,” katanya.

Kata Romo Alfons Wungubelen, dari 30 orang peserta yang mengikuti pelatihan dan uji kompetensi itu, terdapat 6 orang guru SMK Ancop Berasrama Likotuden.

“SMK Ancop Berasrama Likotuden punya program perhotelan. Saya melihat pelatihan dan uji kompetensi ini sebagai langkah yang strategis apalagi guru saya dapat kesempatan,” katanya.

Romo Alfons Wungubelen berharap kerjasama itu menjadi titik awal yang baik bagi lembaga pendidikan SMK Ancop Berasrama Likotuden ke depan. *

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Julie Laiskodat Dengarkan Keluhan Warga di Tenda Pengungsian dan Salurkan Sembako
IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores Perluas Bantuan Ke Desa Terdampak di Wilayah Pedalaman Ngada NTT
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:30 WITA

Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:02 WITA

Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan

Berita Terbaru