El Nino Berakibat Keringnya Empat Sumber Air Perumda Tirta Komodo Manggarai - FloresPos Net

El Nino Berakibat Keringnya Empat Sumber Air Perumda Tirta Komodo Manggarai

- Jurnalis

Rabu, 18 Oktober 2023 - 15:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Musim kering berkepanjangan alias El Nino, belum tahu kapan berakhirnya di Manggarai, NTT, yang membuat akibat buruknya juga makin lama.

Salah satu dampak buruknya itu adalah terganggunya pelayanan air Perumda Tirta Komodo, Manggarai akibat menurunnya debit air.

Dan terdata tidak saja debit air turun, juga paling buruk berupa keringnya empat sumber air utama Perumda Tirta Komodo Manggarai sejak pertengahan tahun ini.

Dihubungi wartawan di Ruteng, Rabu (17/10/2023), Direktur Perumda Marsel Sudirman melalui Kabag Teknik Wily Jeneo yang didampingi Bagian Satuan Pengawas Internal, Flori Sabi, mengatakan, terasa memang dampak dari kering panjang tahun ini dalam hal pelayanan air untuk masyarakat.

“Pelayanan memang tetap jalan baik. Tetapi, harus diatur betul agar pelanggan tetap mendapatkan air seperti biasa,”ujar Kabag Wily Jeneo.

Baca Juga :  Kebut Kerja, Progres Proyek Jalan Nasional Ruteng-Reo, Manggarai Capai 53 Persen

Pengaturan jadwal pelayanan air baik bergilir atau mengguna mobil tangki terjadi di Kota Ruteng karena air yang tersedia kurang cukup lagi akibat debit air dari sumbernya turun selama musim kering ini.

Dikatakan, secara umum sebanyak 14 sumber air Perumda mengalami penurunan debitnya. Di antaranya ada yang parah sekali dan ada juga yang kering sama sekali.

Sumber air yang kering itu, yakni Wae Palo, Wae Nggernggok, Wae Lerong II, dan Wae Ntango di Robo, Kecamatan Wae Rii.

Untuk yang parah sekali turun debitnya air, yakni untuk IKK Cibal untuk pelayanan di Pagal.

Dengan tidak ada airnya, demikian Kabag Wily, maka sudah pasti pelayanan air dari sumber tersebut tidak ada sama sekali.

Baca Juga :  Polres Sikka Gerebek Judi Ayam di Pasar Wairkoja, Penjudi Lari Menyelamatkan Diri

Tetapi, hal itu tidak berarti pelayanan air tidak dilakukan. Kekosongan itu diisi dengan memasok air dari sumber air yang lain dalam jaringan Perumda.

Pelayanan air untuk pelanggan pada area-area tertentu itu, demikian Kabag Wily, terpaksa diatur secara bergilir mulai dari hitungan jam dan malah ada yang per hari dan pelayanan mengguna mobil tangki air.

Flori Sabi dari Satuan Pengawasan Internal mengatakan, mobil tangki air memang dalam kondisi siaga untuk melayani pelanggan yang air tetap sulit walaupun sudah ada jadwal giliran airnya.

“Pelayanan pakai mobil tangki sudah kita lakukan selama musim kering ini. Dengan itu, kebutuhan pelanggan terpenuhi,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

RSUD Aeramo Layani Pasien di Tenda Darurat, Gedung Rusak Akibat Gempa
Gempa Flores, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi 79 Korban di Nagekeo
Pemda Diminta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana dan Mendirikan Posko
Pasca Gempa Flores, Pemerintah Bergerak Cepat Mengatasi Dampak Bencana dan Membantu Korban
Terminal Penumpang Pelindo Maumere Ambruk Saat Gempa Flores, Baru Beroperasi 8 Tahun
Posko Peduli Gempa Flores DPC PDIP Ende Salurkan Sembako ke Warga Terdampak
Pemkab Ende Tiadakan Seluruh Upacara HUT Kemerdekaan,  Up Date Dampak Bencana
Brigif TP 42/KEF Bantu Evakuasi Pasien dan Pasang Tenda Pascagempa di RSUD Aeramo
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:03 WITA

RSUD Aeramo Layani Pasien di Tenda Darurat, Gedung Rusak Akibat Gempa

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:43 WITA

Gempa Flores, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi 79 Korban di Nagekeo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:04 WITA

Pemda Diminta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana dan Mendirikan Posko

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:47 WITA

Pasca Gempa Flores, Pemerintah Bergerak Cepat Mengatasi Dampak Bencana dan Membantu Korban

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Posko Peduli Gempa Flores DPC PDIP Ende Salurkan Sembako ke Warga Terdampak

Berita Terbaru

Feature

‘Berlutut’ di Antara Duka

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:54 WITA