Mahasiswa Unipa Latih Pengolahan Pangan Lokal Bagi Anggota KPHKM Buli Uher Ilinmedo - FloresPos Net

Mahasiswa Unipa Latih Pengolahan Pangan Lokal Bagi Anggota KPHKM Buli Uher Ilinmedo

- Jurnalis

Rabu, 26 Juli 2023 - 18:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAIBLAMA, FLORESPOS.net-Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Nipa (Unipa) Indonesia memberikan pelatihan Pengolahan Pangan Lokal menjadi Produk Masa Kini bagi Anggota Kelompok Petani Hutan Kemasyarakatan (KPHKM) Buli Uher di berlokasi di Rumah Bapak Frans Warga Dusun Uruledu, Desa Ilin Medo, Kecamatan Waiblama, Senin (24/7/2023).

Pantauan media, hadir juga dalam kegiatan tersebut para anggota Kelompok Petani Buli Uher, pemerintah desa, Koordinator Program FPV Kabupaten Sikka, pendamping HKM Desa Tanarawa dan Desa Tuabao serta para mahasiswa peserta KKN.

Salah seorang narasumber dalam kegiatan ini Chantika Da Gomes, salah satu mahasiswa Unipa menjelaskan proses pengolahan tepung umbi-umbian menjadi bahan olahan pangan lokal sekaligus mempraktekan secara langsung didepan anggota KPHKM dan mahasiswa.

Cantika menjelaskan langkah-langkah atau teknik pengolahan pangan lokal berawal dari tahap persiapan bahan – bahan hingga proses pengolahan pangan lokal yang menjadi produk masa kini berupa mie, bakso ikan, dan perkedel ikan, hingga selesai dan langsung dikonsumsi bersama pada saat itu juga.

Baca Juga :  BPBD Ende Turun ke Lokasi Bencana, Data Kerusakan Rumah dan Berikan Logistik

Koordinator kegiatan pelatihan/Pendamping KPHKM, Damianus Gobang, mengemukakan bahwa  program pelatihan ini bertujuan, untuk membekali anggota KPHKM demi meningkatkan pengetahuan dan kreativitas atau keterampilan kewirausahaan yang memadai, dalam memanfaatkan potensi sumber daya lokal di Desa Ilinmedo dengan cara mengolah bahan baku  lokal berupa tepung ubi jalar dan tepung ubi keladi untuk diolah menjadi pangan olahan seperti bakso ikan, mie, perkedel ikan, dll.

Tepung ubi jalar dan Tepung ubi keladi, lanjut Damianus, diproduksi langsung oleh anggota KPHKM sendiri dan semua tepung hasil produksi dari anggota KPHKM juga dijual ke masyarakat sehingga mengurangi pembelian tepung yang dijual di toko.

“Selama ini hasil panen Umbi-umbian begitu banyak hanya bisa dibakar, direbus dan digoreng sehingga ada yang terbuang percuma, sebaiknya umbi – umbian diolah dengan lebih kreatif yaitu menjadi tepung yang bisa dijadikan olahan pangan lokal,” kata Damianus.

Apresiasi

Koordinator Program Foresth Programe V (FPV) Kabupaten Sikka, Afonsus Hery, S.P menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Unipa Indonesia yang telah meluangkan waktu telah meluangkan waktu untuk berbagi Ilmu dan pengetahuannya yang didapat dari kampus dan diterapkan kepada anggota KPHKM sehingga menambah pengetahuan anggota KPHKM dalam mengolah pangan lokal.

Baca Juga :  Wabup Sikka Tekankan Pentingnya Sinergi Dalam Pelayanan Kesehatan

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN Unipa yang telah meluangkan waktu untuk berbagi Ilmu dan pengetahuannya yang didapat dari kampus dan diterapkan kepada anggota KPHKM sehingga menambah pengetahuan anggota KPHKM dalam mengolah pangan lokal,” kata Alfonsus Hery.

Apresiasi yang sama disampaian para ibu anggota KPHKM di Desa Ilinmedo yang terlibat aktif bersama mahasiswa selama proses pengolahan pangan lokal  dan turut menyukseskan kegiatan ini.

“Kegiatan pelatihan ini juga dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat untuk saling berinteraksi dan belajar bersama – sama tentang berbagai cara mengolah tepung ubi jalar dan tepung ubi keladi menjadi hidangan yang lezat dan menarik,” kata Mama Maria salah seorang anggota KPHKM.*

Penulis: Natalia Wru, Mahasiswa KKN Unipa/Editor: Wall Abulat

Berita Terkait

Ketua TP PKK Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores
Menko PMK, Kepala BNPB, dan Asops Kapolri Tinjau Korban Gempa di Reok
Gempa Flores, Warga Aeramo dan Towak di Nagekeo yang Mengungsi Belum Dapat Bantuan Makanan
Dampak Gempa Flores Wamenkes Sebut 19 Puskesmas Rusak Berat dan Tidak Beroperasi
Momen Haru Gempa Flores: Uskup Agung Ende Berlutut di Tengah Pengungsi Lintas Agama, Simbol Kebangkitan Melalui Kemanusiaan
Update Dampak Bencana Gempa di Ende, Dua Korban Jiwa dan Ratusan Bangunan Rusak
Merdeka di Tanah Bergetar
Stok Makanan Semakin Menipis, Warga Towak dan Aeramo-Nagekeo Mulai Panik
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:44 WITA

Ketua TP PKK Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WITA

Menko PMK, Kepala BNPB, dan Asops Kapolri Tinjau Korban Gempa di Reok

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Gempa Flores, Warga Aeramo dan Towak di Nagekeo yang Mengungsi Belum Dapat Bantuan Makanan

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Dampak Gempa Flores Wamenkes Sebut 19 Puskesmas Rusak Berat dan Tidak Beroperasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:58 WITA

Momen Haru Gempa Flores: Uskup Agung Ende Berlutut di Tengah Pengungsi Lintas Agama, Simbol Kebangkitan Melalui Kemanusiaan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ketua TP PKK Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores

Senin, 17 Agu 2026 - 15:44 WITA