Waspada Rabies di Mata Wae, Korban Gigitan HPR Wajib Dibawa ke Puskesmas - FloresPos Net

Waspada Rabies di Mata Wae, Korban Gigitan HPR Wajib Dibawa ke Puskesmas

- Jurnalis

Kamis, 1 Juni 2023 - 21:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Menyikapi persoalan rabies, Pemerintah Desa (Pemdes) Mata Wae di Kecamatan Satar Mese Utara, Kabupaten Manggarai, NTT, mengambil sikap tegas.

Sikap itu berupa instruksi ke masyarakatnya agar yang korban gigitan hewan penular rabies (HPR) wajib dibawa ke puskesmas.

Dalam kopian instruksi Kades Mata Wae, Marten Don yang diterima Florespos.net, Kamis (1/6/2023), jelas sejumlah perintah untuk masyarakatnya dalam mencegah dan menghindari rabies.

Perintahnya, yakni waspada terhadap HPR berkeliaran; Yang punya HPR agar harus diikat dan dikandangkan. Dan, paling penting, jika yang tergigit, maka wajib dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan vaksin.

Baca Juga :  Ahli Waris Mantan Kades Langedhawe Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

“Kita sudah keluarkan surat imbauan dan sekaligus perintah untuk masyarakat. Ini upaya nyata untuk mengantisipasi meluasnya rabies di desa,” katanya.

Dikatakan, masyarakat juga harus mewaspadai jika tiba-tiba ada HPR yang berkeliaran. HPR yang seperti itu tidak diketahui apakah bebas rabies atau tidak. Hindari agar tidak menjadi korban gigitan.

Menurutnya, selama ini, kasus gigitan HPR cukup banyak. Tetapi, para korban langsung dibawa ke Puskesmas Langke Majok guna mendapatkan vaksin.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Murid di Manggarai Barat Belum Dapat Jatah MBG

Kades Marten mengatakan, jika ada momen vaksinasi massal, masyarakat harus proaktif juga. Jangan menunggu petugas datang. Dan, yang buruk, tidak boleh menyembunyikan HPR.

Sebelumnya, Kadis Kesehatan Manggarai, drg. Bartolomeus Hermopan, yang tergigit wajib hukumnya dibawa ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan vaksin. Vaksin pasti selalu ada stoknya di setiap puskesmas di Manggarai.

“Vaksin sudah disalurkan ke semua puskesmas. Jadi, stoknya untuk antisipasi jika banyak kasus gigitan,” katanya.*

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar
Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:43 WITA

Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat

Berita Terbaru

Opini

Mesin Tak Boleh ‘Memutuskan Hidup dan Mati’

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:56 WITA

Nusa Bunga

Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:43 WITA