PLN Mulai Bangun Jaringan Listrik di Dusun Terpencil Arang, Pulau Adonara - FloresPos Net

PLN Mulai Bangun Jaringan Listrik di Dusun Terpencil Arang, Pulau Adonara

- Jurnalis

Selasa, 13 Juni 2023 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ADONARA, FLORESPOS.net-Manajemen PT. PLN (Persero) melalui vendor pelaksana (kontraktor) PT. Chrisna Pratama Teknik sedang membangun jaringan listrik di wilayah terpencil Dusun Arang, Desa Sagu, Kecamatan Adonara di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT.

Pelaksanaan proyek listrik masuk daerah terpencil itu disambut gembira masyarakat Dusun Arang khususnya  dan masyarakat Desa Sagu umumnya.

Euforia masyarakat sangat beralasan karena pemerintah melalui PT. PLN (Persero) telah menjawab nyata harapan besar masyarakat akan penerangan listrik yang didambakan selama puluhan tahun.

Fakta, sejak nenek moyang warga Dusun Arang diliputi gelap gulita lantaran listrik negara belum menjangkau ke sana. Masyarakat lokal setiap malam mengandalkan lampu pelita melawan gelap.

Manager PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Adonara/Solor, Priyo Edy Wibowo yang dikonfirmasi Florespos.net, Senin (12/4/2023) malam melalui jaringan seluler menyatakan bahwa proses tender  proyek pembangunan listrik masuk desa tahun 2023 sudah selesai.

Proyek listrik di wilayah ULP Adonara tahun 2023 sesuai penetapan PT. PLN (Persero) berlokasi  di Dusun Arang, Desa Sagu, Kecamatan Adonara.

Vendor pelaksana pekerjaan listrik adalah PT. Chrisna Pratama Teknik. Pelaksanaan pekerjaan pembangunan jaringan listrik sedang berjalan yang didahului penggalian lubang untuk pemancangan tiang dan pendropingan tiang sepanjang jalan menuju Dusun Arang. Selanjutnya pekerjaan rentangan jaringan listrik.

“Vendor melaksanakan pekerjaan awal berupa penggalian lubang tiang listrik dan pada Senin (12/6/2023) pendropingan tiang listrik sepanjang jalan di lokasi proyek. Proyek listrik di Dusun Arang sesuai penandatangan kontrak kerja antara PLN dengan PT. Chrisna Pratama Teknik akan selesai Juli 2023”.

Baca Juga :  Pemda Flores Timur Tiga Tahun Dapat Opini WTP, Sekda Pedo Maran: Hasil Kerja Bersama

“Diawal pelaksanaan proyek listrik ini tidak ada kendala. Koordinasi dan dukungan Bapak Camat Adonara, Bapak Kepala Desa Sagu dan Bapak-bapak kepala desa sekitar tetap dibangun demi suksesnya proyek listrik ini. Seusai pembangunan jaringan induk dilanjutkan pekerjaan sambungan rumah dan pemasangan meteran di rumah-rumah pelanggan sehingga segera terang listrik,” jelas Priyo.

Priyo lebih lanjut mengatakan, selain Dusun Arang, proyek listrik tahun 2023 juga ditetapkan PLN dengan lokasi di Dusun Meko, Desa Pledo, Kecamatan Witihama Pulau Adonara. Proyek listrik ini dengan vendor pelaksana PT. Akelohe Mulya Indah.

Penandatanganan kontrak kerja antara PLN dengan vendor dijadwalkan berlangsung dalam pekan ini di Kantor PT. PLN Wilayah NTT di Kupang.

Catatan media ini, tahun-tahun sebelumnya manajemen PT. PLN (Persero) ULP Adonara dan PLN Kantor Wilayah NTT sudah membangun lobi dan memperjuangkan ke PLN Pusat demi mempercepat pembangunan jaringan dan penerangan listrik di 3 dusun terpencil di Pulau Adonara yang masih gelap listrik.

Ketiga dusun itu yakni Dusun Meko, Dusun Arang, dan Dusun Wokablolong di Desa Lewobunga, Kecamatan Adonara Timur. Dusun-dusun gelap itu terletak cukup jauh dari desa induk yang sudah berlistrik.

Priyo menyebutkan berdasarkan survei PLN, data base potensi pelanggan  pengguna listrik di Dusun Mekko, Desa Pledo berjumlah kurang lebih 80 pelanggan, Dusun Arang di Desa Sagu, Kecamatan Adonara dengan potensi  pelanggan kurang lebih 53 pelanggan, dan Dusun Wokablolong di Desa Lewobunga, Kecamatan Adonara Timur dengan potensi pelanggan kurang lebih 15 pelanggan.

Baca Juga :  Zakarias Paun Sebut LaZkar Latarbelakang Birokrat Murni, Siap Bawah Flores Timur Lebih Baik

Ratio Elektrifikasi

Priyo menjelaskan, ratio elektrifikasi di Kabupaten Flores Timur sudah 99,61 persen. Khusus wilayah PLN ULP Adonara yang juga melayani wilayah Pulau Solor sudah 100 persen desa berlistrik. Sedangkan untuk tingkat wilayah dusun masih tersisa 3 dusun di Adonara belum menikmati listrik PLN.

Ama Sabinus tokoh masyarakat Desa Lewobunga mengharapkan Pemerintah Kabupaten Flotim dan PLN Adonara mesti terus membangun lobi ke PLN Wilayah NTT di Kupang dan PLN Pusat supaya menjawabi aspirasi atau harapan masyarakat Dusun Wokablolong yang hingga saat ini belum diterangi listrik.

“Aspirasi masyarakat Desa Lewobunga terkait  listrik masuk Dusun Wokablolong  sudah lama disampaikan kepada PLN dan pemerintah namun sampai hari ini belum terjawab. Masyarakat rindukan lebih cepat terang listrik di Kampung Wokablolong karena sejak nenek moyang sampai sekarang masih gelap gulita,” kata Sabinus.

Sebelumnya tokoh Lewobunga, Lukas dalam perbincangan dengan wartawan Florespos.net menyoroti bahwa masyarakat Dusun Wokablolong belum “merdeka” listrik PLN karena sejak dulu belum berlistrik.

Menurutnya PLN tidak boleh mempertimbangkan sedikitnya rumah tangga atau jumlah penduduk di Dusun Wokablolong, tapi lebih melihat asas pelayanan listrik secara merata kepada masyarakat. *

Penulis: Frans Kolong Muda / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 233 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA