Kelola 24 Lahan Parkir Tepi Jalan, PT. TFT Globalindo Pasang 18 Kamera Pengawas - FloresPos Net

Kelola 24 Lahan Parkir Tepi Jalan, PT. TFT Globalindo Pasang 18 Kamera Pengawas

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT FTF Globalindo untuk mengelola parkir di tepi jalan di Kota Maumere.

Saat ini kesepakatan yang terjadi itu berada di 24 titik lokasi parkir yang ada di Kota Maumere ini yang bila dibagi maka lokasi itu berada pada sekitar 14 ruas jalan.

“Saat ini pun, setiap titik parkir itu pun kami tempatkan Juru Parkir (Jukir) di sana. Saat ini total pegawai yang bekerja di parkir tepi jalan ini ada 34 orang,” sebut Direktur PT.TFT Globalindo, Bangun Joeclyn Tobing saat launching e-retribusi parkir tepi jalan Selasa (12/5/2026).

Joeclyn mengakui dari 34 karyawan tersebut sebanyak 24 orang merupakan petugas parkir lama sehingga pihaknya hanya menambah 10 pekerja baru saja.

Pihaknya pun melakukan pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengawas pada 18 titik termasuk lokasi di belakang Gelora Samador Maumere.

Dengan begitu semua aktifitas akan terekam dan rekaman dilakukan selama 2 minggu dan setelah itu baru direset kembali sehingga apabila ada hal-hal yang diperlukan di area tersebut pihaknya memiliki rekaman.

“Rekaman dari kamera pengawas ini akan tersedia selama dua minggu dan kami reset kembali.Juru parkir juga menggunakan rompi, seragam dan pakai tanda pengenal,” jelasnya.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Eltras Minta Novi dan Jaringan HAM Sikka Buktikan Tuduhan Ada Oknum Polisi Miliki Saham dan Jadi Beking

Joeclyn menambahkan, pihaknya pun menggunakan traffic cone atau pembatas jalan sebagai penataan parkir dan untuk pembayarannya sendiri pihaknya menggunakan 2 tipe bayar.

Pembayaran pertama menggunakan tunai, sedangkan satu lagi menggunakan kartu member yang sifatnya pembayaran bulanan sehingga dimanapun parkir tidak ada biaya lagi.

Terkait biaya kartu langganan PT. TFT Globalindo mengaku bisa berkonsultasi lagi dengan pemerintah daerah sebab bila sesuai peraturan daerah ditetapkan Rp50 ribu untuk sepeda motor, mobil Rp100 ribu.

“Biaya membernya bisa kita sesuaikan lagi supaya masyarakat juga mau untuk menggunakan member. Kita juga akan kerjasama dengan Bank NTT untuk pembayaran menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard),” jelasnya.

Joeclyn juga mengaku kantornya juga memiliki kontrol room atau ruang untuk mengontrol semua aktivitas pemungutan parkir yang berada di taman tsunami Maumere.

Pemungutan parkir pun dilaksanakan hari Senin sampai Minggu kecuali di areal pertokoan dan di belakang Gelora Samador tidak ada pungutan di hari Minggu.

Joeclyn menyebutkan apabila ada titik lainnya yang juga akan dilakukan pemungutan retribusi parkir maka pihaknya siap untuk melaksanakan pemungutan dengan menempatkan juru parkir.

Baca Juga :  Perkuat Literasi Pelajar, Disarpus Sikka Kunjungi Sekolah di Daerah Pedalaman

“Kita kalau parkir kawasan seperti di pasar rumah sakit, kita cuma pasang palang langsung jalan.Kalau di tepi jalan masalahnya kompleks karena mengatur orang itu tidak sama dengan mengatur barang,” ungkapnya.

Untuk itu tambah Joeclyn, pihaknya selalu melakukan edukasi, pendampingan, serta melakukan supporting dan pihaknya pun minta dukungan dari semua stakeholder supaya parkir tepi jalan ini berjalan konsisten.

Dirinya mengaku di daerah lain yang bisa menerapkan secara konsisten parkir di tepi jalan itu belum ada bahkan belum ada yang benar-benar sukses dalam menerapkannya.

Ia mencontohkan di kota Bandung dan Jakarta ada parking meter dan lain-lainnya namun sekarang tidak berjalan.

“Makanya gimana caranya ini bisa konsisten, bermanfaat untuk peningkatan asli daerah, dan juga bermanfaat untuk kelancaran dan penataan dan wajah kota pun bisa terlihat lebih rapi. Nah itu yang kami coba pertahankan,” ucapnya.

Joeclyn mengaku penerapan parkir tepi jalan ini tantangannya luar biasa dan dirinya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sikka yang berani mengambil langkah untuk menerapkannya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026
Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 15:35 WITA

Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:59 WITA

Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal

Senin, 13 Jul 2026 - 15:35 WITA

Nusa Bunga

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 13 Jul 2026 - 11:47 WITA