Ketua PMKRI Ende Penuhi Panggilan Penyidik Klarifikasi Soal Dugaan Pengancaman Anak Saat Demo - FloresPos Net

Ketua PMKRI Ende Penuhi Panggilan Penyidik Klarifikasi Soal Dugaan Pengancaman Anak Saat Demo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 21:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Ketua PMKRI Cabang Ende, Daniel Turot memenuhi panggilan penyidik Reskrim Polres Ende untuk memberikan klarifikasi atas pengaduan dugaan tindakan pidana pengancaman terhadap anak.

Seperti yang tertera dalam surat undangan klarifikasi dari penyidik yang diterima oleh Ketua PMKRI Ende menyebutkan bahwa ia diundang memberikan klarifikasi ke penyidik pada Senin (11/5/2026) atas dugaan tindak pidana pengancaman terhadap anak dibawah umur saat aksi demo PMKRI Ende di depan rumah jabatan Bupati Ende pada 8 April 2026 lalu.

Pengaduan tersebut masuk ke Reskrim Polres Ende pada tanggal 24 April 2026 oleh istri Bupati Ende, Ny Cici Badeoda melalui kuasa hukumnya.

Saat datang klarifikasi ke penyidik Polres Ende, Ketua PMKRI Ende didampingi kuasa hukumnya, advokat Maksi Rehra.

Maksi Rehra mengatakan bahwa Ketua PMKRI Ende sudah memenuhi undangan penyidik dan klarifikasi atas pengaduan tersebut.

Baca Juga :  Dinsos Ende Salurkan Bantuan Tanggap Darurat dari Kemensos kepada Korban Bencana

Dikatakannya pertanyaan yang disampaikan penyidik yaitu terkait aksi demo pada 8 April 2026 lalu di depan pagar rumah jabatan Bupati Ende.

Atas pertanyaan itu, kata Maksi, Daniel menyampaikan tidak mengetahuinya karena ia tidak berada di lokasi demo. Pada saat itu ia sedang berada di Jakarta.

“Daniel jawab tidak tahu karena pada tanggal 8 April 2026 ia sedang berada di Jakarta. Ada sekitar dua puluh pertanyaan standar kepadanya dan semuanya dijawab tidak tahu karena tidak berada di lokasi demo”.

Maksi juga mengatakan pengaduan tersebut oleh Istri Bupati Ende, Ny Cici Badeoda melalui kuasa hukumnya, pengacara Oc Prambasa Cs.

Ketua PMKRI Ende, Daniel Turot mengatakan pihaknya menyayangkan pengaduan yang diadukan oleh istri Bupati Ende, Ny, Cici Badeoda melalui kuasa hukumnya.

Baca Juga :  ASF Kembali Muncul di Flores, Pemkab Ende Perketat Pengawasan Lalu Lintas Ternak 

Ia menilai bahwa pengaduan yang dilayangkan tersebut merupakan bentuk pembungkaman terhadap suara aktivis.

“Ini bentuk pembungkaman terhadap aktivis. Tidak ada pengancaman dan pengerusakan saat aksi”.

Daniel mengatakan informasi yang didapatkannya PMKRI tidak pernah melakukan pengancaman terhadap anak di bawah umur seperti yang diadukan.

“Tidak, tidak ada. Karena kalau mau bicara tentang konteks ini, karena aksi kemarin itu mereka lakukan di luar rumah jabatan, jalan nangka depan rumah jabatan. Aktivis PMKRI juga tidak melakukan pengerusakan terhadap fasilitas yang ada di rumah jabatan, itu murni untuk orasi menyampaikan aspirasi”.

Dikutip dari Ekora.NTT, Kasat Reskrim Polres Ende, Rifky Nugraha saat di konfirmasi melalui pesan whatsapp mengatakan pemanggilan tersebut masih sebatas klarifikasi.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA