Nagekeo Dapat Alokasi Dana Inpres Rp 33 Miliar Lebih untuk Bangun Jalan - FloresPos Net

Nagekeo Dapat Alokasi Dana Inpres Rp 33 Miliar Lebih untuk Bangun Jalan

- Jurnalis

Senin, 5 Juni 2023 - 20:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo, NTT di tahun 2023 mendapat dana Instruksi Presiden (Inpres) senilai Rp. 33 Miliar lebih. Dana tersebut untuk membangun dua ruas jalan di wilayah itu.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nagekeo, Ansel Mere kepada wartawan, Senin (5/6/2023).

Ansel menyebut, dana sebesar Rp 33 Miliar lebih itu bersumber dari dana Inpres. Dana itu dialokasikan untuk pembangunan dua ruas jalan kabupaten.

Dua jalan dimaksud, yakin Mauponggo-Ngera-Puuwada senilai Rp. 17 Miliar dan ruas jalan Kotakeo-Pusu-Ua-Liabanga senilai Rp. 16 Miliar.

Ansel menjelaskan, alokasi dana itu merupakan bagian dari proses verifikasi oleh Balai Jalan Provinsi NTT.

Verifikasi itu, memenuhi permintaan pusat dalam rangka konektivitas jalan kabupaten sebagaimana termaktub dalam Inpres No 3 tahun 2023.

“Ada 13 ruas jalan kabupaten yang kita usulkan untuk memenuhi permintaan orang Balai Jalan, tapi yang terealisasi dua ruas, dan saat ini tengah dalam proses tender,” ujarnya.

Dijelaskan Ansel, ada 13 ruas jalan yang diusulkan Dinas PUPR melalui Bidang Bina Marga.

Ke 13 ruas jalan itu, yakni ruas Fataleke-Koekobho, ruas Aemali-Danga, Aewoe-Wayupea, Sawu-Mulakoli, Baoasabi-Alorawe-Nagerawe, Kajulaki-Malabay, Maukeli-Bolorongga, Mauponggo-Ngera-Puuwada, Kotakeo-Pusu-Ua-Liabanga, serta ruas jalan Roe-Ratedao-Nebe.

Selain itu, ada juga jalan kabupaten yang diusulkan yakni dalam Kota Mbay seperti segmen Daduwuwu-Aeramo, Segmen Eltari hingga jalan masuk Bandara Surabaya ll.

Baca Juga :  Arton Togo Siap Jadi Kades--'Aeramo Butuh Kades yang Jujur dan Transparan'

Inpres No 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Konektivitas dan Peningkatan Jalan Daerah mengharuskan Kepala Daerah menyediakan dukungan program dan anggaran dalam rangka menyiapkan dokumen kesiapan pelaksanaan kegiatan percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah, menyusun dokumen perencanaan dan kelengkapan perizinan sesuai dengan kewenangannya untuk kegiatan percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah.

Guna memenuhi permintaan tersebut, jelas Ansel Mere, usulan yang disampaikan ke Pusat melalui Balai harus dilengkapi data pendukung RAB desain, project digest, serta format surat pertanggungjawaban mutlak ditandatangani Bupati Nagekeo melalui Kepala Dinas PUPR.

“Patut kita apresiasi kinerja teman-teman Bina Marga, Satker dan Balai jalan yang sudah bekerja maksimal, karena memang kondisi keuangan kita di Nagekeo tidak mencukupi untuk alokasi pembangunan jalan,” ujarnya.

Pemerintah lanjut Ansel, terus berupaya bekerja maksimal dan juga mencari solusi dalam hala pengalokasian anggaran baik yang bersumber dari DAK maupun DAU guna peningkatan akses jalan Kabupaten, sebab, kondisi saat ini jalan Kabupaten sejatinya semuanya sudah terkoneksi, hanya saja butuh peningkatan lebih lanjut.

“Melalui APBD tahun 2023 juga kita alokasikan untuk peningkatan tiga ruas jalan yaitu Dadiwuwu-Aeramo melalui DAK dan Jalan masuk RSP Raja melalui DAU serta Wolosambi-Mauwaru juga dianggarkan melalui DAU,” katanya.

Baca Juga :  Nagekeo Miliki 7,72 Ha Lahan Baku Sawah, Belum Ada Perda Perlindungan

Dalam Inpres tersebut, Pemerintah Daerah juga diharapkan menyediakan dukungan lahan siap bangun dalam pelaksanaan rangka kegiatan percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah.

Serta mengoperasikan dan melakukan pemeliharaan jalan daerah yang telah diserahterimakan dalam bentuk hibah hasil kegiatan percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah dari Menteri PUPR.

Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do berharap, dalam pelaksanaan, pembangunan dua ruas jalan ini butuh kerjasama lintas sektor mulai dari Dinas, Pemerintah Kecamatan hingga Pemerintah Desa serta masyarakat.

Kepada para Camat (Nangaroro, Maupunggo dan Keo Tengah) diharapkan untuk segera melakukan koordinasi dengan para Kepala Desa dan tokoh masyarakat agar, dalam proses pelaksanaan pembangunan nanti tidak menemui kendala.

Peningkatan konektivitas dua ruas jalan itu, ujar Bupati, tujuannya percepatan akses mobilitas hasil bumi (Kemiri, Cengkeh, Vanili, Kakao dll) masyarakat di Maupunggo, Keo Tengah dan Nangaroro menuju ke Pasar Raja.

“Kita pengen jejaring jalan ini terkoneksi semuanya memudahkan akses masyarakat ke Pasar Raja Selatan, mendukung pasar yang selama ini belum bisa difungsikan maksimal,” ungkap Bupati.

Oleh sebab itu, Bupati berharap, peningkatan dua ruas jalan ini harus diimbangi dengan peningkatan produksi komoditi perkebunan, sebab, jalan Mauponggo-Ngera-Puuwada dan Kotekeo-Pusu-Ua-Liabanga juga membuka akses kantong produksi masyarakat khusus sektoral perkebunan.*

Penulis: Arkadius Togo / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende
Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Berita ini 1,248 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:27 WITA

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WITA

DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Keadilan Kesehatan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:26 WITA