Bina Siswa Merokok, Pekerjaan Rumah SMPK Fransiskus Ruteng - FloresPos Net

Bina Siswa Merokok, Pekerjaan Rumah SMPK Fransiskus Ruteng

- Jurnalis

Rabu, 17 Mei 2023 - 20:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Membina siswa agar tidak merokok pada usia dini tidak mudah. Mengatasi kesulitan itu menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi lembaga pendidikan SMPK St. Fransiskus Ruteng, Manggarai, NTT.

Kata Kepala SMPK St. Fransiskus Ruteng, Rm. Ferdy Usman Pr pada pembukaan pameran kewirausahaan sebagai implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), di Ruteng, Rabu (17/5/2023).

Rm. Ferdy mengatakan, dalam penilaian untuk sekolah ini seperti raport, numerasi, dan karakter sekolah ini mengalami kenaikan yang bagus.

“Nilai yang bagus dan membanggakan. Tetapi, ada yang yang masih jadi PR, yakni keamanan sekolah dan perilaku yang belum bebas dari rokok,” katanya.

Baca Juga :  Kakan Kemenag Manggarai Terima Baznas Awards Tahun 2024

Dikatakan, dari aspek ini, nilainya belum bagus. Para siswa masih sulit untuk ditertibkan untuk mengurangi atau tidak merokok sama sekali.

Menurutnya, upaya telah banyak dilakukan agar anak-anak tidak merokok. Banyak sekali ajakan dan tulisan di sekolah yang melarang siswa agar tidak merokok.

Para guru juga harus menunjukkan teladan untuk tidak merokok di lingkungan sekolah. Dengan itu, anak-anak tidak melihat dan mengikutinya.

Upaya mendidik generasi untuk tidak merokok, demikian Rm. Ferdy, belum berhasil seperti diharapkan. Di sekolah dan asrama ada CCTV untuk memantau perilaku merokok anak-anak. Hasilnya, masih terekam siswa yang merokok.

Baca Juga :  Lantik 7 Kades Terpilih, Ini Pesan Wakil Bupati Manggarai Timur

Kadis Pendidikan Frans Gero mengatakan, perilaku merokok pada anak sekolah tidak boleh ditolerir. Merokok pada usia dini sangat tidak baik untuk kesehatan.

“Kalau anak-anak sekarang punya perilaku kurang sehat seperti merokok, minum mabuk, judi, dan lain-lain, maka bagaimana bisa mendapatkan bonus demografi tahun 2030 dan apalagi Indonesia Emas tahun 2045,” katanya.

Kadis Frans Gero mempunyai komitmen pribadi. Kalau menemukan siswa SMP merokok di jalan, dia akan menangkap dan membawanya ke orang tua dan ke sekolahnya.

Dan jika sudah tidak bisa diatur lagi, tandasnya, sekolah tidak ragu memberhentikannya dari sekolah.*

Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan
DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir
BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026
Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Paroki San Juan Lebao Tengah Genap 74 Tahun, RD. Josef da Silva Resmi Jadi Pastor Paroki
Sambut Hari Bhayangkara, Polres Ende Gelar Pengobatan Gratis dan Home Visit bagi Lansia
Wabup Manggarai Timur Buka Kegiatan Telaah Sejawat
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:13 WITA

Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:15 WITA

DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:25 WITA

Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:21 WITA

Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta

Berita Terbaru