MAUMERE, FLORESPOS.net-Jumat 12 Mei 2023, suasana di halaman rumah milik Mikael Adriano, warga RT 10/RW 004, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, NTT, begitu ramai.
Di bawah tenda berukuran 10 X 15 meter, tampak puluhan warga RT 004 itu setia menunggu kedatangan Kapolres Sikka, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas yang sudah diagendakan mengadakan jumpa persaudaraan di ajang Jumat Curhat tiba di lokasi pertemuan pukul 09.00 Wita.
Pada ajang ini, Kapolres memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan persoalan apa saja, baik menyangkut situasi keamanan, kinerja polisi, dan masukan-masukan positif untuk perbaikan pelayanan polisi dan pendekatan pelayanan kepada warga setempat.
Untuk menyukseskan momen Jumat Curhat ini dan dalam upaya mendengar langsung segala unek-unek yang disampaikan masyarakat, Kapolres juga membawa serta sejumlah perwira Polres Sikka.
Para perwira itu, adalah Wakapolres Ruliyanto Junaedi P. Pahroen, Sos, S.I.K; Kabag Ops AKP Syafrudin; Kabag Pen AKP Siprianus Sedan; Kasat Reskrim AKP Nyoman Gede Arya T. Putra, S.I.K., M.H.; Kasat Binmas AKP Markus Suban; Kasat (Intelkam Iptu Suparjo; Kasat Sabhara Iptu Sumadi; Kasat Narkoba Iptu Muslikan; Kapolsek Alok Iptu Daniel M. Tunu, Kasi Propam Iptu Frans Sombasay; Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Uneng Aipda Hironimus T. Werang; dan Anggota Babinsa Kelurahan Kota Uneng Sertu Jefri Berek.
Sementara dari unsur pemerintah, hadir Sekretaris Lurah Kota Uneng, Maria Nona Sevi; dan beberapa pengurus RW dan RT.
Di hadapan warga, Kapolres antara lain menggarisbawahi tugas-tugas kepolisian. Di antaranya, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres juga mengajak elemen warga untuk mendukung tugas-tugas kepolisian dan berpartisipasi aktif dengan menaati semua peraturan yang berlaku, proaktif menginformasikan kepada kepolisian bila ada gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Dan berharap agar warga turut menciptakan situasi yang kondusif, mematuhi peraturan lalu lintas, dan membantu polisi dengan cara menginformasikan bila ada hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban warga.
Sementara dalam momen tanya jawab dan curhat-curhatan, beberapa perwakilan warga di antaranya Yance, Philip Redo, Sun, Imelda, Albina, Alfons, Vinsen, dan Demi menyampaikan aneka persoalan yang alami di lingkungan/RW selama ini.
Di antaranya, maraknya perjudian, maraknya kasus pencurian, masalah motor racing, lampu jalan, dan menyoroti kinerja oknum-oknum polisi yang melayani masyarakat tidak dengan ramah, dan beberapa pengaduan masyarakat yang belum tuntas atau yang barang bukti (BB) beberapa kasus tidak jelas keberadannya, meski kasus yang ditangani tidak jelas ujungnya.
Menanggapi terkait perjudian, Kapolres meminta warga untuk melaporkan bila ada warga yang terlibat dalam perjudian ke nomor kontak 110 atau nomor telepon Kapolres yang diberikan kepada masyarakat dalam momen Jumat Curhat.
Sementara terkait, ada oknum polisi yang ‘nakal’, Kapolres mengingatkan warga agar berani mencatat nama oknum yang bersangkutan bila terlibat dalam kasus apa pun, termasuk oknum yang tidak melayani cepat respon melayani masyarakat.
“Jadi kalau ada anggota saya yang neko-neko, main judi, atau melakukan pungli atau berlaku kasar kepada warga silahkan foto mukanya dan rekam video. Video itu langsung kirim ke nomor saya. Nanti saya langsung proses dan tindak oknum yang nakal itu,” katanya.
Kapolres Nelson juga berkali-kali meminta warga jangan takut merekam apabila menemukan oknum polisi di Kabupaten Sikka yang melakukan pelanggaran.
“Saya akan memproses baik secara disiplin kode etik atau pidana jika jelas melanggar undang-undang dan pasti akan saya pecat. Semenjak saya kapolres, saya sudah pecat dua oknum anggota polisi,” katanya.
Berdasarkan pantauan Florespos.net, selama momen ini berlangsung, Kapolres juga meminta beberapa perwira terkait baik yang menduduki jabatan Kasat atau Kapolsek untuk mencatat masukan warga dan memberikan nomor kontak mereka untuk memudahkan pelayanan pengaduan atau aspirasi warga ke depan.
“Warga menyampaikan aneka curhat dalam momen Jumat Curhat ini sebagai wujud kecintaan mereka terhadap polisi. Karena itu, saya menyampaikan terima kasih kepada warga yang sudah menyampaikan aneka curhat dalam momen Jumat Curhat ini,” kata Kapolres Nelson.
Terima Kasih
Salah seorang perwakilan warga Pice Blasing menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres yang hadir di tengah mereka dan mendengar langsung curhatan warga terkait aneka gangguan kamtibmas, masalah perjudian, dan kekerasan dalam rumah tangga.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Kapaolres Sikka yang mendengarkan curhatan kami, dan berjanji siap merespons bila ada pengaduan kamtibmas melalui nomor kontak yang tinggalkan kepada kami,” katanya.
Begitulah momen buka-bukaan dan curhatan hati yang disampaikan warga RW 004 Kelurahan Kota Uneng dan Kapolres Nelson saat Jumat Curhat di Kota Maumere Manise di Bulan Mei 2023.
Kiranya momen “buka-bukaan” yang bernuansa persaudaraan dan wujud kecintaan terhadap tugas kepolisian ini dapat membawa dampak positif terhadap kinerja Polres Sikka-yang meski dari segi personal hanya memiliki anggota 449 personel (idealnya 900 lebih).
Namun berkat komitmen warga untuk siap bermitra dengan polisi dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif, maka kita optimis momen Jumat Curhat ini menjadi awal yang sangat bagus untuk memperkokoh komitmen bersama warga untuk menciptakan Kota Maumere Manise, khususya, dan Kabupaten Sikka, umumnya yang kondusif, bermartabat, dan berkeadilan.*
Penulis: Walburgus Abulat/ Editor: Wentho Eliando










