Produksi Ikan di Sikka Tinggi, Banyak Diserap Pasar Lokal - FloresPos Net

Produksi Ikan di Sikka Tinggi, Banyak Diserap Pasar Lokal

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 16:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Selama tahun 2024 produksi ikan tangkap baik ikan pelagis maupun demersal termasuk gurita dan lobster mencapai 27.625,41 ton. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2023 yang hanya 23.930,48 ton.

Dari jumlah tersebut, produksi ikan cakalang mencapai mencapai 1.677,92 ton. Sedang, ikan tuna mencapai 2.500 ton meliputi baby tuna ukuran hingga 20 kg,ukuran 20-30 kg dan lebih dari 30 kg.

“Hasil produksi banyak dikirim ke luar Kabupaten Sikka termasuk untuk ekspor meliputi ikan cakalang,tuna, gurita dan lobster.Jumlahnya mencapai 800 ton lebih,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sikka, Paulus Hilarius Bangkur, Selasa (26/3/2025).

Paul sapaannya menjelaskan, sementara ikan lainnya banyak dikirim antar kabupaten di Pulau Flores menggunakan mobil-mobil pick up serta kabupaten lainnya di NTT seperti di Pulau Timor dan Sumba.

Baca Juga :  Uskup Maumere Edwaldus dan Elemen Umat Nyalakan Ribuan Lilin Peduli Korban Perdagangan Orang

Ia mengatakan, meskipun tangkapan ikan besar namun dirinya bersyukur sebab tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Sikka tergolong tinggi yakni mencapai 79 kg per kapita per tahun.

“Tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Sikka di atas rata-rata tingkat konsumsi ikan nasional yang sebesar 62,5 kilogram per orang per tahun,” ungkapnya.

Paul menyebutkan, sarana dan pra sarana penangkapan ikan paling besar merupakan investasi dari masyarakat sementara bantuan dari pemerintah tidak banyak paling hanya perahu nelayan ukuran 1-2 GT saja.

Menurutnya, para nelayan di Kabupaten Sikka paling banyak meminta bantuan cool box atau tempat penyimpanan ikan dimana tahun 2024 terdapat banyak bantuan dari pokok pikiran DPRD Sikka.

Baca Juga :  Defisit Perdagangan NTT Tahun 2024 Rp 51 Triliun, Beli Pinang Rp1 Triliun

“Prinsip dari bisnis perikanan adalah prinsip rantai dingin sehingga ketika ikan ditangkap maka langsung disimpan di tempat penyimpanan baik di cool box maupun Styrofoam box yang terdapat es,” terangnya.

Paul mengakui para nelayan sudah mengerti bagaimana mempertahankan kualitas ikan sehingga bila kualitasnya bagus maka harga jualnya pun pasi akan lebih tinggi.

Nelayan di Sikka sebutnya, ada yang berangkat sore pulang pagi seperti nelayan purse seine sementara nelayan pemancing tuna bisa seharian bahkan dua hari baru kembali.

“Nelayan pemancing cakalang kalau ikan banyak maka bisa dua sampai tiga hari baru mereka sudah bisa pulang ke pelabuhan pendaratan atau menjualnya ke pihak perusahaan ikan,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kuasa Hukum Ahli Waris Pulau Anano Beberkan Fakta dan Akan Lanjutkan Proses Kasus Penyerobotan Lahan
GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam
SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti
Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat
Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat
Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar
Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ende Gelar Turnamen Futsal
HUT Ke-19, KSP CU Gerbang Kasih KAE Resmikan Kantor Cabang Mbay
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:28 WITA

Kuasa Hukum Ahli Waris Pulau Anano Beberkan Fakta dan Akan Lanjutkan Proses Kasus Penyerobotan Lahan

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WITA

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam

Senin, 15 Juni 2026 - 20:13 WITA

SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti

Senin, 15 Juni 2026 - 13:49 WITA

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:53 WITA

Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar

Berita Terbaru

Opini

Tahun Baru Islam Momentum Perbaikan diri Masyarakat

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:55 WITA

Ekonomi

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Jun 2026 - 13:49 WITA