Defisit Perdagangan NTT Tahun 2024 Rp 51 Triliun, Beli Pinang Rp1 Triliun - FloresPos Net

Defisit Perdagangan NTT Tahun 2024 Rp 51 Triliun, Beli Pinang Rp1 Triliun

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 14:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Data yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) tahun 2024 menyebutkan selama tahun 2024 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami defisit perdagangan mencapai Rp51 triliun.

Hal ini mencerminkan masih tingginya tingkat ketergantungan masyarakat terhadap produk dari luar NTT sementara pengiriman produk dari NTT ke luar daerah hanya Rp7,93 triliun saja.

“Salah satu yang saya tidak masuk akal, saya suka jadi contohkan ini di mana-mana. Kita beli pinang dari luar NTT itu selama setahun Rp 1 triliun dari Sumatera,” ungkap Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Minggu (14/12/2025).

Melki heran apa susahnya tanam pinang di NTT ini dan ini baru satu prodk saja belum lagi banyak produk lain yang semuanya harus bergantung pasokan dari luar Provinsi NTT.

Menurutnya, masyarakat NTT mengkonsumsi air mineral antara Rp2 triliun sampai Rp3 triliun selama setahun dimana dari jumlah itu, permintaan air mineral NTT sekitar Rp50 miliar.

Baca Juga :  Rayakan Ultah ke-30, KSP Kopdit Pintu Air Berbagi Kasih Bersama Panti Dymphna

Lanjutnya, kita di NTT ini membiarkan uang-uang kita mengalir keluar NTT, padahal kita bisa buat itu di NTT tetapi hal itu tidak dilakukan sehingga harus ada keberpihakan dari pemerintah.

“Sekali lagi, harus ada keberpihakan konkrit, harus ada juga dukungan politik.Jadi katakan ada 9 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) kalau sebulan belanja Rp100 ribu saja di NTT Mart maka terdapat pemasukan Rp900 juta,” ujarnya.

Melki menyebutkan, kalau dana Rp 1 miliar itu kita belanja di NTT Mart maka berapa pemasukan bagi pemerintah provinsi, kabupaten dan kota dan berapa banyak pengusaha UMKM yang mendapatkan keuntungan.

Ia mengaku sudah cek di aparat penegak hukum bahwa kalau gubernur, bupati atau walikota bikin surat edaran atau surat instruksi agar ASN belanja di NTT Mart tidak akan menyalahi aturan.

Baca Juga :  Bayi Perempuan yang Dibuang Ibunya Diasuh di Panti Asuhan  Naungan Kasih 

“Karena kita ambil minimal Rp 100 ribu dari ASN itu tidak membuatnya jatuh miskin.Jadi kita bikin produk-produk lokal ini wajib dibeli oleh ASN yang ke luar daerah agar menjadi oleh-oleh buat daerah yang dia pergi,” ucapnya.

Melki berterima kasih buat pemerintah Kabupaten Sikka yang sudah dengan cepat melakukan persiapan sehingga pihaknya bisa melakukan launching NTT Mart pada Minggu (14/12/2025).

Ia mengatakan, kalau selama ini ekonomi NTT itu konsumtifnya cukup tinggi atau sangat tinggi dimana kita selalu beli terus produk dari luar maka hari ini kita membuat produk dulu baru dibeli lagi.

“Jadi kalau selama ini postur ekonomi NTT itu banyak dikonsumsi dan kemudian produksinya terbatas, sekarang kita mau agar yang dibeli itu yang juga diproduksi di NTT,” pesannya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’
Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat
Besok Gabriel Dala Dilantik jadi Sekda Ende Definitif, Bupati: Dia Sudah Tahu Tugasnya
Bupati Sikka Minta Femmy Bapa Jadi Sekda yang Mampu Mendengar dan Merangkul
Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale
Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa
Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani
Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Berita ini 482 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WITA

Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Besok Gabriel Dala Dilantik jadi Sekda Ende Definitif, Bupati: Dia Sudah Tahu Tugasnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:10 WITA

Bupati Sikka Minta Femmy Bapa Jadi Sekda yang Mampu Mendengar dan Merangkul

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:40 WITA