Buka Layanan Cuci Darah, Suster Ines Tawarkan Tindakan APP Bagi Pasien - FloresPos Net

Buka Layanan Cuci Darah, Suster Ines Tawarkan Tindakan APP Bagi Pasien

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 18:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Provinsial SSpS Flores Bagian Timur, Sr. Ines Surat Lanan, SSpS dalam sambutan acara peresmian unit Hemodialisa Rumah Sakit (RS) Santo Gabriel Kewapante, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (1/6/2024), menawarkan tiga jenis tindakan yang disingkat APP.

APP yang ditawarkan sejatinya muatan yang menjadi berkat bagi para pasien yang menjalani terapi hemodialisa. Ketiga jenis tindakan itu, yakni A: Asuhan Keperawatan, P1: Pendampingan Psikologis dan P2: Penguatan Spiritual.

Menurut Sr. Ines, tindakan asuhan keperawatan sudah pasti dilakukan para dokter dan perawat professional sesuai standar pelayanan hemodialisa. Namun tindakan yang paling penting yang mesti dilakukan adalah pendampingan psikologis dan penguatan spiritual.

Sr.Ines menawarkan agar para dokter dan perawat perlu dibekali dengan kemampuan sederhana untuk pendampingan psikologis sederhana bagi para pasien.

Sedangkan tindakan penguatan Spritual dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan membantu mereka menerima terapi yang dilakukan dalam konteks rencana dan kehendak Tuhan.

Baca Juga :  Wujudkan Literasi di Kabupaten Sikka, Kadis Disarpus Bertemu Ketua Forum TBM

Rumah sakit juga perlu membangun kerjasama dengan rumah sakit, klinik atau lembaga lain yang memiliki layanan pendampingan psikologis dan spiritual untuk membantu pendampingan yang lebih efektif dan untuk menjamin peningkatan kualitas hidup spiritual mereka.

“Pendampingan psikologis, penguatan spiritual sederhana bisa dilakukan oleh para dokter dan perawat juga unit pastoral care bagi para pasien cuci darah. Karena gangguan psikologis bisa juga menghambat proses terapi yang dilakukan juga penguatan spiritual perlu dilakukan agar pasien mampu menerima rencana dan kehendak Tuhan atas dirinya. Kita perlu bekerjasama dengan lembaga lain untuk mewujudkan tujuan ini,’’ kata Sr. Ines.

Sr. Ines menambahkan, APP akan menjadi ikon yang menjadikan klinik Hemodialisa RS Santo Gabriel Kewapante menjadi klinik yang berani tampil beda dari klinik Hemodialisa yang lain.

Baca Juga :  Manajer Perse Sebut Ultras Red Boys 58 Pemain yang Berada di Luar Lapangan

“Mari kita satu hati, kuatkan komitmen menjadikan APP sebagai ikon klinik hemodialisa RS Santo Gabriel Kewapante,’’ kata Sr. Ines penuh harap.

Sementara itu Direktur PT Masa Cipta Husada, Andreas Japar, menginformasikan, PT Masa Cipta Husada sudah mendirikan 46 unit pelayanan Hemodialisa yang tersebar dari Aceh sampai Timika-Papua.

Andreas mengatakan, pihaknya mempunyai hati yang tulus untuk melayani sesama yang membutuhkan namun yang masih kurang dalam pelayanan selama ini adalah pelayanan rohani bagi para pasien.

“Kami punya hati untuk melayani. Sudah banyak unit pelayanan cuci darah yang dibangun namun yang masih kurang adalah pelayanan rohani bagi para pasien. Ini akan menjadi cita-cita dan harapan kami kedepan. Saya harap agar RS. Santo Gabriel mampu mewujudkan hal ini demi pelayanan yang lebih baik bagi para pasien,’’ kata Andreas. *

Kontributor: Yasintha Ota I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua
Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende
Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara
BPOLBF Dampingi Ratusan UMKM di NTT
Bingkisan Kasih Julie Laiskodat, 1 Ton Beras untuk Penyintas Lewotobi Laki-laki Seminari San Dominggo
Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WITA

Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 20:34 WITA

Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka

Sabtu, 12 September 2026 - 20:29 WITA

Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua

Sabtu, 12 September 2026 - 13:49 WITA

Ajak Rakyat Flores Bangkit, PMI Sumut Dilepas Ketua PMI Kabupaten Ende

Sabtu, 12 September 2026 - 12:24 WITA

Polwan Polres Ende Berikan Trauma Healing di SD Inpres Tetandara

Berita Terbaru