Nagekeo Miliki 7,72 Ha Lahan Baku Sawah, Belum Ada Perda Perlindungan - FloresPos Net

Nagekeo Miliki 7,72 Ha Lahan Baku Sawah, Belum Ada Perda Perlindungan

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Kabupaten Nagekeo memiliki Lahan Baku Sawah seluas 7,72 hektare. Namun hingga saat ini belum ada peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan maupun Sawah Dilindungi.

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang digelar di Aula Kelimutu, Kantor Wilayah BPN NTT, Selasa (12/5/2026).

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Nagekeo Mochamad Sauki, S.H., M.H., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Nagekeo Drs. Imanuel Ndun, hadir langsung dalam rapat tersebut.

Rakor dipimpin Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri, A. Ptnh, S.H., CRMP. Hadir juga seluruh Bupati dan Wakil Bupati se-NTT, Kepala Dinas PUPR dan Pertanian Provinsi dan Kabupaten, serta jajaran BPN se-NTT.

Baca Juga :  Kasus Bunuh Diri di Nagekeo, Almarhum Sempat Kirim Foto dan Video kepada Istri

Rakor digelar untuk mempercepat penetapan Peta Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026.

Kebijakan ini bertujuan menjaga ketersediaan lahan sawah untuk mendukung ketahanan pangan nasional, mengendalikan alih fungsi lahan, serta menyediakan data pertanahan yang akurat.

Pemerintah menargetkan penetapan LSD pada 17 provinsi, termasuk NTT, paling lambat 30 Juni 2026.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo Gerak Cepat Respons Kebutuhan Masyarakat

Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Pertanahan Nagekeo Mochamad Sauki menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Nagekeo untuk menyusun regulasi dan peta LSD sesuai target nasional.

“Perlindungan lahan sawah sangat penting sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Kami akan mendorong percepatan penyusunan peraturan daerah agar lahan sawah di Nagekeo terlindungi,” ujarnya.

Sekda Nagekeo Imanuel Ndun menambahkan, pemerintah daerah siap bersinergi dengan BPN dalam penyusunan data dan kebijakan agar alih fungsi lahan sawah dapat dikendalikan sesuai aturan. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ratusan Peserta Ikut RUN 5K Hari Bhayangkara ke-80, Senator AWK: Pererat Persaudaraan
Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende
Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training
Manggarai Barat Akan Cetak 1.020 Hektare Sawah Baru Demi Ketahanan Pangan
DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir
BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026
Candi Anak Nelayan Gurita Dari Sikka Lolos Kompetsisi Dangdut Academy di Jakarta
Raih Golden Ticket, Bupati dan Wabup Sikka Lepas Candi Audia Ikut Kompetisi Dangdut Academy di Jakarta
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:40 WITA

Ratusan Peserta Ikut RUN 5K Hari Bhayangkara ke-80, Senator AWK: Pererat Persaudaraan

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:09 WITA

Heri Gani Angkat Kompetitornya jadi Kabag Teknik dan 6 Pegawai Magang di PDAM Ende

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Perkuat Kapasitas SDM di Flores, Lembaga In Flores Gelar Gender Leadership Training

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:15 WITA

DPRD Ende Minta PDAM Berikan Data Jumlah Pegawai Empat Tahun Terakhir

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPOLBF Dorong Penguatan Kapasitas Pelaku Usaha Pangan Lokal melalui Mentoring Floratama Academy 2026

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Membaca Kisah Candi Audia

Minggu, 28 Jun 2026 - 07:43 WITA

Opini

Menimbang Etika Politik Pilkades

Jumat, 26 Jun 2026 - 09:16 WITA