MBAY, FLORESPOS.net-Yohanes Brechmans Tae Roja (41), warga Kadha Ebo, Desa Ulupulu, Kecamatan Nanganoro, Kabupaten Nagekeo, NTT, mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri pada Kamis (25/1/2024).
Sebelum kejadian, almarhum sempat mengirim foto dan video yang didalamnya nampak ada tali nilon di leher dan di pagar kepada istrinya. Istrinya merupakan anggota Polwan yang bertugas di wilayah hukum Polres Nagekeo.
Demikian Kapolres Nagekeo AKBP Andrey Valentino S.I.K melalui KBO Reskrim Ipda Ferdi Leonard Mina Belo kepada Florespos.net, Jumat (26/1/2024).
Ipda Ferdi menjelaskan, pada Kamis (25/1/2024) pukul 23.30 Wita, berdasarkan informasi masyarakat, Unit Identifikasi Satreskrim bersama Piket Fungsi SPKT Polres Nagekeo dan piket Polsek Nangaroro di pimpin Kapolsek Nangaroro Iptu Yosep Tote mendatangi tempat kejadian di Kandang Sapi milik korban, terletak di Kali Lambo, Desa Ulupulu, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.
Menurut Iptu Ferdi sesampai di tempat kejadian pihaknya menginterogasi beberapa saksi yang juga merupakan keluarga almarhum. Para saksi menerangkan, sebelum kejadian almarhum sudah sering mengatakan akan bunuh diri.
“Katanya sudah bosan hidup dan lain-lain karna punya dosa sudah terlalu banyak terhadap pihak keluarga terutama istri dan anak-anak korban,” kata Iptu Ferdi mengulang keterangan saksi saat dikonfirmasi Polisi.
Iptu Ferdi mengatakan selain itu, sebelum kejadian almarhum juga sempat mengirim foto dan video yang nampak terlihat ada tali nilon di leher dan di pagar kepada istri yang juga seorang Polwan di Polres Nagekeo.
Namun karena istrinya sibuk kerja, istinya menganggap itu hal biasa. Karena sudah sering korban mengancam untuk bunuh diri.
Kata Iptu Ferdi, dari hasil pemeriksaan luar tubuh korban oleh dokter RSD Aeramo tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan selain ditemukan jejak luka lecet pada bagian depan dan bagian belakang leher akibat gesekan jeratan tali. Pihak keluarga juga menerima kematian almarhum sebagai musibah. *
Penulis: Arkadius Togo I Editor: Wentho Eliando










