BORONG, FLORESPOS.net-Camat Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Agus Supratman memanen jagung sebanyak 34 ton, 800 kilogram di lokasi Cembak Desa Satar Padut.
Camat Agus mengatakan, pihaknya menanam jagung pada periode Oktober-Maret di kebun contoh program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS). Hasilnya, memuaskan. Dia terlibat langsung saat menanam, perawatan hingga panen.
Camat Agus ingin memberikan contoh bahwa petani bisa sukses dengan kerja keras dan target untuk meningkatkan pendapatan.
“Hasil panen jagung begitu luar biasa. Harapan saya masyarakat bisa buka mata. Hasil jagung diluar dugaan, dan itu luar biasa. Seandainya petani memanfaatkan lahan tidur yang begitu luas di pantai Utara pendapatan mereka pasti meningkat,” katanya.
Mantan wartawan itu mengatakan, ia harus memberikan contoh lebih dahulu baru sampaikan program itu kepada masyarakat.
Selama ini pihaknya juga melakukan advokasi bersama BPP, pendamping, serta pihak desa, dibawah tuntunan Dinas Pertanian Matim.
Selain itu ada dukungan dari LSM Ayo INdonesia, Kehati hingga pihak Gereja sebagai mitra konsultasi dan advokasi.
Untuk tahun 2023, di Kecamatan Lamba Leda Utara untuk program TJPS sebanyak 32 hektare. Sedangkan TJPS mandiri sebanyak 575 ha. Total 607 ha lahan untuk program TJPS tahun 2022/2023.
Untuk Calon Wirausaha Calon, Lahan Program TJPS usulan periode 2023/2024 dari 11 desa di Kecamatan Lamba Leda Utara seluas 625 ha, ditambah 575 ha TJPS mandiri menjadi 1,.200 ha.
Kecamatan terus melakukan advokasi bersama masyarakat. Animo masyarakat menanam jagung terus bertambah.*
Penulis: Albert Harianto / Editor: Wentho Eliando










