Posko Peduli Gempa Flores DPC PDIP Ende Salurkan Sembako ke Warga Terdampak - FloresPos Net

Posko Peduli Gempa Flores DPC PDIP Ende Salurkan Sembako ke Warga Terdampak

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-DPC PDIP Ende melakukan respon cepat membantu korban atau warga yang terdampak bencana di Kabupaten Ende pasca bencana gempa bumi 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Jumat (16/8/2026).

Melalui Posko Peduli Gempa Flores, Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan DPC Ende Salurkan Bantuan ke warga terdampak, Sabtu (16/8/2026).

Bantuan yang disalurkan ke warga terdampak yaitu sembako berupa beras, mie instan, barang kebutuhan perempuan dan anak, susu, minyak goreng, biskuit dan air mineral.

Bantuan sembako tersebut disalurkan ke lima desa di empat kecamatan di wilayah utara Kabupaten Ende.

Lima desa itu adalah Desa Nioniba dan Desa Magekapa di Kecamatan Maukaro, Desa Mukusaki di Kecamatan Wewaria, Desa Ranokolo di Maurole dan Desa Niotonda di Kecamatan KotaBaru.

Bantuan ini disalurkan langsung oleh Sekretaris DPC PDIP Ende, Vinsen Sangu, Bendahara DPC, Silvi Indradewa,
Wakil ketua bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak DPC PDI Perjuangan Ende, Cicih M. Badeoda dan beberapa pengurus

Cicih M. Badeoda mengatakan hari ini Tim Penanggulangan Bencana PDIP akan turun ke empat kecamatan di Kabupaten Ende yaitu kecamatan Maukaro, Wewaria, Maurole dan Kotabaru.

Kondisi di Kabupaten Ende yang sulit maka posko siaga bencana DPC PDIP Ende baru turun di empat kecamatan dan selanjutnya akan turun ke kecamatan lain.

“Hari ini kita bawa beras, mie instan, barang kebutuhan perempuan dan anak, susu, minyak goreng, biskuit dan air mineral,” kata Cicih Badeoda.

Baca Juga :  Pasar Pulau Ende Terbengkalai, Hingga Kini Belum Difungsikan

Selain membawa sembako tim dari posko Peduli Gempa Flores DPC PDIP Ende juga turun mendata bangun yang rusak dan akan berikan material bangunan seperti semen pada tahap selanjutnya.

Sekretaris DPC PDIP Ende, Vinsen Sangu mengatakan pada waktu yang sama PDIP Ende melalui struktur partai di tingkat bawah yaitu Pengurus Anak Cabang (PAC) di 21 kecamatan melakukan pendataan korban jiwa dan kerusakan yang tersebar di seluruh Kabupaten Ende.

Setelah pendataan PDI Perjuangan akan memberikan respon tahap kedua dalam bentuk sembako dan persiapan pengobatan gratis. Respon tersebut untuk semua wilayah di Kabupaten Ende.

Setelah itu pada tahap DPC PDIP Ende bersama DPD dan DPP melakukan tindakan dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Pada tahap ini menjadi kewenangan DPP.

Up Date Dampak Bencana di Ende

Pemerintah Kabupaten Ende melalui para camat hingga saat ini sedang melakukan pendataan dampak dari bencana gempa Flores di lapangan.

Bupati Ende, Yosef Badeoda kepada wartawan, Senin (16/8/2026) pagi mengatakan hingga saat ini korban kerusakan rumah warga sebanyak tiga ratus lebih.

Jumlah ini masih bertambah karena data kerusakan dari beberapa kecamatan belum masuk ke posko penanganan bencana Kabupaten Ende di BPBD.

“Korban kerusakan rumah warga itu banyak sekali di Ende dan saat ini sedang didata diperkirakan sudah sampai 300 rumah. Data ini akan terus bertambah karena dari Kecamatan Ende, Nagapanda dan Maukaro laporan belum masuk,” kata Bupati Ende.

Baca Juga :  RSPD Manggarai Barat Tidak Mengudara, Kominfo Sampaikan Pesan Pembangunan Via Medsos

Menurut laporan lapangan korban kerusakan paling parah di wilayah Kecamatan Ende, Nagapanda, Maukaro, Maurole dan Kotabaru.

Pemerintah Kabupaten Ende melalui posko BPBD belum menerima laporan dari semua wilayah kecamatan karena terkendala listrik dan jaringan internet.

Bupati juga mengatakan banyak bangunan puskemas di kecamatan rusak maka RSUD Ende disiapkan untuk mengatasi lonjakan pasien.

“Banyak Puskesmas yang rusak dan rumah sakit sendiri ada lonjakan pasien maka kita harus pastikan obat tersedia”.

Fasilitas publik lain yang rusak yaitu rumah ibadah. Menurut laporan sementara dari lapangan sebanyak 22 gereja dan kapela yang rusak sementara masjid dan sekolah masih didata.

Pemkab Ende melalui posko BPBD terus memantau kondisi di lapangan. Para camat diminta lebih cepat mendata warga yang terdampak baik korban luka – luka dan korban jiwa serta kerusakan rumah agar segera ditangani.

“Saat ini Ende korban jiwa yang terkonfirmasi satu orang tetapi korban kerusakan cukup banyak”.

Pantauan media ini sejak Jumat (15/8/2026) pagi hingga Sabtu (16/8/2026) pagi sebagian besar warga Kota Ende berada di halaman rumah. Warga membuka tenda darurat dan membangun posko mandiri.

Bupati Ende mengimbau agar warga tetap tenang, jangan panik dengan isu – isu tsunami di tengah bencana. Tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah melalui BMKG.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pasca Gempa Flores, Pemerintah Bergerak Cepat Mengatasi Dampak Bencana dan Membantu Korban
Terminal Penumpang Pelindo Maumere Ambruk Saat Gempa Flores, Baru Beroperasi 8 Tahun
Pemkab Ende Tiadakan Seluruh Upacara HUT Kemerdekaan,  Up Date Dampak Bencana
Brigif TP 42/KEF Bantu Evakuasi Pasien dan Pasang Tenda Pascagempa di RSUD Aeramo
Ratusan Warga Nangadhero Mengungsi ke Aeramo Pascagempa 7.7 Magnitudo
Dampak Gempa Flores Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia di Sikka
Pascagempa Berkekuatan 7,7 Magnitudo, Ratusan Warga di Nagekeo Mengungsi di Sejumlah Titik
Gempa Guncang Flores, Keuskupan Labuan Bajo Resmi Hentikan Rangkaian Penutupan Festival Golo Koe
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:47 WITA

Pasca Gempa Flores, Pemerintah Bergerak Cepat Mengatasi Dampak Bencana dan Membantu Korban

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:35 WITA

Terminal Penumpang Pelindo Maumere Ambruk Saat Gempa Flores, Baru Beroperasi 8 Tahun

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Posko Peduli Gempa Flores DPC PDIP Ende Salurkan Sembako ke Warga Terdampak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:24 WITA

Pemkab Ende Tiadakan Seluruh Upacara HUT Kemerdekaan,  Up Date Dampak Bencana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:35 WITA

Ratusan Warga Nangadhero Mengungsi ke Aeramo Pascagempa 7.7 Magnitudo

Berita Terbaru

Feature

‘Berlutut’ di Antara Duka

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:54 WITA