ENDE, FLORESPOS.net-Bhayangkara Presisi, tim voli putra dari Polres Ende akhirnya meraih tiket semi final setelah bermain empat set dengan Putra Nangapanda di laga babak delapan besar Turnamen Voli Soekarno Cup 1 yang digelar Minggu (2/8/2026) malam.
Kemenangan set 3 -1 yang diraih Bhayangkara Presisi di laga ini membuat Putra Nangapanda yang diperkuat Beri (5) harus tersingkir dari turnamen ini di babak delapan besar.
Pada laga pertama di lapangan yang sama, tim putra GP VBC menghentikan langkah History VBC dengan kemenangan telak 3-0.
Jalannya Laga Bhayangkara vs Nangapanda
Bhayangkara Presisi Polres Ende turun ful tim di laga ini. Ambisi memenangkan laga untuk melangkah ke semi final terlihat pada awal laga.
Namun Putra Nangapanda tak muda memberikan tiket semi final. Kedua tim bermain dengan tempo tinggi melalui aksi saling smash. Bhayangkara Presisi yang memimpin perolehan angka di awal set kehilangan irama permainan di akhir set.
Kelengaan pertahanan menjadi ruang yang mampu dieksplor oleh Putra Nangapanda sehingga mampu melewati perolehan angka dan mencuri kemenangan set pertama dengan perolehan angka 25 -23.
Di set kedua Bhayangkara Presisi yang kalah di set pertama keluar dari tekanan. Putra Bhayangkara Presisi menemukan permainan seperti saat bermain di babak penyisihan grup.
Perjuangan mereka membuahkan hasil dan menang di set kedua dengan perolehan angka 25 – 19.
Bhayangkara Presisi kembali melanjutkan trend kemenangan di set ketiga. Permainan kombinasi melalui bola tipuan dan smash tajam ke pertahanan Putra Nangapanda mampu membawa kemenangan dengan perolehan angka 25 -17.
Bhayangkara Presisi akhirnya memastikan kemenangan di partai ini dengan skor 3 -1 setelah memenangkan set keempat dengan perolehan angka 25 – 22.
GP VBC ke Semi Final
Di partai pertama GP VBC berhasil meraih satu tiket ke semi final setelah mengalahkan History VBC tiga set langsung.
Tim yang diperkuat oleh dokter Rizan yang turun bermain di posisi libero menang muda atas History VBC dengan kemenangan set pertama dengan perolehan angka 25 -16, set kedua 25 – 19 dan set ketiga 25 -15.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










