Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal - FloresPos Net

Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 15:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Perum Bulog Cabang Ende pada tahun 2026 menargetkan menyerap beras petani lokal di wilayah sebanyak 64 ton.

Beras tersebut diserap oleh Bulog Ende dari petani di wilayah sentra produksi yakni Kecamatan Maurole, Wewaria dan Kota Baru.

Pimpinan Bulog Cabang Ende, Risky Padji kepada Florespos.net, Senin (13/6/2026) mengatakan pembelian beras dari petani sesuai dengan harga pemerintah atau mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni Rp12.000 per kilogram untuk beras kualitas publik.

Pada musim panen bulan Mei 2026 lalu, Bulog Ende sudah menyerap sekitar 18 ton beras dari Petani Lokal.

Realisasi atau pembelian beras masih jauh dari target karena beberapa kendala antara lain petani dan Bulog tidak mendapatkan harga pas atau petani enggan menjual dengan harga pemerintah. Petani lebih suka menjual langsung ke pasar  dan sebagiannya masih untuk kebutuhan konsumsi.

Baca Juga :  Ini Alasan Umat Paroki Kombandaru Deklarasi Tolak Proyek Geothermal, Pemilik Lahan Akui Belum Didekati Pihak Terkait

Stok Beras dan Minyak Goreng di Bulog

Stok beras medium yang tersedia di gudang Bulog sebanyak 205.227 kg. Stok ini tersedia untuk  persiapan realisasi Bantuan Pangan periode Juli, Agustus, September 2026 dan untuk melayani jatah beras ASN vertikal serta TNI, Polri.

Stok tersebut juga untuk  program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dengan tujuan ketersediaan dan keterjangkauan harga beras di pasaran.

Dalam waktu dekat Bulog Ende akan menerima tambahan beras sebanyak 800 ton. Stok ini sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan selama sebulan kedepan.

Baca Juga :  Berbusana Daerah, 163 Anak Paroki Onekore Terima Komuni Pertama

Selain beras medium, Bulog Ende juga menyediakan minyak goreng. Saat ini stok yang tersedia yaitu minyak goreng kemasan 1 liter sebanyak 44.400 liter dan kemasan 2 liter sebanyak 34.284 liter

Bulog Ende juga bekerjasama dengan toko kelontong di Ende dengan tujuan untuk menjual beras medium dan minyak goreng subsidi ‘minyak kita’ kepada masyarakat.

Dari 60 mitra RPK yang dibentuk oleh Bulog, saat ini yang masih aktif sekitar 20 RPK dan paling banyak toko-toko yang berada di kawasan Pasar Mbongawani.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026
Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik
Sentuhan Kasih Bhayangkari: Ny. Tantri Levi Gelar Rangkaian Aksi Sosial dan Edukasi Hukum di Manggarai
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 15:35 WITA

Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:59 WITA

Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal

Senin, 13 Jul 2026 - 15:35 WITA

Nusa Bunga

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 13 Jul 2026 - 11:47 WITA