Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat - FloresPos Net

Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere resmi diterima sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Kabupaten Nagekeo. Penerimaan itu dilakukan melalui prosesi adat “masuk rumah” yang digelar di Mako Yonif TP 834, Sabtu (23/5/2026).

Upacara adat ini dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh prajurit Yonif TP 834/Wakanga Mere.

Prosesi berlangsung khidmat dengan rangkaian tradisi potong kerbau, dan ritual adat sebagai simbol penerimaan dan pengikatan batin antara prajurit dan masyarakat Nagekeo.

Komandan Kodim 1625/Nagekeo, Letkol Inf Imam Subekti, S.E., M.IP., dalam sambutan menegaskan tradisi masuk satuan bukan sekadar seremoni.

“Tradisi masuk satuan merupakan bagian penting dalam kehidupan prajurit TNI AD. Kegiatan ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan, penerimaan, dan penanaman jiwa korsa kepada setiap prajurit yang bergabung dalam satuan,” ujar Dandim.

Ia berharap seluruh prajurit yang resmi menjadi bagian dari Yonif 834 segera menyesuaikan diri, menjunjung tinggi disiplin, menjaga kehormatan satuan, serta membangun soliditas antar prajurit.

Baca Juga :  BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun

“Jadilah prajurit yang profesional, tangguh, dicintai rakyat, serta selalu siap melaksanakan tugas negara kapan pun dan di mana pun. Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Letkol Imam.

Semenetara Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Safar Laga Rema, menyebut prosesi adat ini sebagai peristiwa bersejarah yang sarat makna bagi masyarakat Nagekeo.

“Dalam budaya kita, menerima seseorang masuk ke dalam rumah berarti menerima sebagai keluarga, sebagai bagian dari kehidupan bersama, dengan segala hak, tanggung jawab, dan ikatan batin yang menyertainya. Melalui prosesi adat ini, masyarakat Nagekeo secara tulus membuka pintu hati dan rumah bagi Yonif TP 834/Wakanga Mere,” kata Safar.

Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat memiliki makna strategis.

“TNI lahir dari rakyat, dibesarkan oleh rakyat, dan mengabdi sepenuhnya untuk rakyat. Rakyat adalah ibu kandung TNI. Kekuatan sejati TNI tidak hanya terletak pada kemampuan pertahanan dan kedisiplinannya, tetapi juga pada kemanunggalannya dengan rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :  Korban Banjir Bandang di Mauponggo Nagekeo Bertambah, 3 Orang Meninggal, 6 Orang Belum Ditemukan

Safar berharap Yonif TP 834/Wakanga Mere tidak hanya menjadi penjaga kedaulatan dan keamanan wilayah, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan daerah. Mulai dari pembinaan generasi muda, dukungan infrastruktur, ketahanan pangan, penanggulangan bencana, hingga menjaga persatuan dan kerukunan sosial.

“Atas nama lembaga DPRD Kabupaten Nagekeo, kami menyatakan komitmen untuk terus mendukung segala upaya yang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan TNI demi terciptanya daerah yang aman, damai, maju, dan sejahtera,” tegasnya.

Pemda Nagekeo Dukung Penuh

Bupati Nagekeo Simplisius Donatus melalui Asisten II menyatakan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap keberadaan dan tugas Yonif TP 834/Wakanga Mere di Nagekeo.

Pemda menilai sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan serta pemeliharaan stabilitas keamanan di wilayah.

Dengan diterimanya Yonif TP 834/Wakanga Mere melalui prosesi adat, diharapkan hubungan kemanunggalan TNI dan rakyat di Nagekeo semakin erat, harmonis, dan saling menguatkan dalam menjaga keutuhan NKRI. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Empat Jabatan Lowong, Pemkab Manggarai Timur Gelar Seleksi Terbuka
Berita ini 1,105 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:10 WITA

Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa

Berita Terbaru