Korban Banjir Bandang di Mauponggo Nagekeo Bertambah, 3 Orang Meninggal, 6 Orang Belum Ditemukan - FloresPos Net

Korban Banjir Bandang di Mauponggo Nagekeo Bertambah, 3 Orang Meninggal, 6 Orang Belum Ditemukan

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 16:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Banjir bandang melanda Desa Sawu, Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya menyebabkan korban jiwa dan kerusakan parah pada rumah-rumah warga dan infrastruktur desa.

Bencana ini terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi pada Minggu hingga Senin (8/9/2025). Hujan lebat dengan durasi 20-an jam itu menyebabkan Sungai Maumbena, Sungai Aesemi, Sungai Lowo Koke, dan Sungai Teo Dhea meluap dan membanjiri beberapa desa di wilayah Kecamatan Mauponggo.

Warga Mauponggo Remy Jago yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nagekeo kepada Florespos.net, Selasa (9/9/2025), mengatakan banjir bandang tersebut telah menelan 9 korban jiwa, dengan 3 orang meninggal dunia (bukan 4 sebagaimana berita sebelumnya, red) dan 6 orang lainnya belum ditemukan.

Selain itu, kata dia, beberapa rumah penduduk tersapu banjir. Puluhan petak sawah di Kecamatan Mauponggo juga terkena dampak banjir dan longsor.

Baca Juga :  Berjagalah Dalam Doa

Remy mengatakan Pemerintah Nagekeo dan tim SAR gabungan telah melakukan upaya penanganan bencana, termasuk evakuasi warga dan pencarian korban yang masih hilang.

Namun, kata dia, akses jalan menuju desa-desa terdampak masih terbatas karena beberapa jembatan putus dan jalan terputus akibat longsor.

Disebutkan beberapa titik dan desa yang terdampak banjir bandang antara lain, Desa Maukeli banjir terjadi di Kampung Betawa, Kali Maumbena, jembatan Maukeli, Desa Lokalaba Kampung Pauleka-Desa Aewoe, Kantor BP, Kantor Resort Peternakan, pemukiman warga sekitar, dan Jembatan Aetoro, Desa Lodaolo, Kampung Dhawe, Desa Wolokisa, Kampung Bayu, lahan sawah dan kebun warga

Korban Jiwa

Data yang dihimpun Florespos.net, korban yang meninggal yakni Remigius Sopi Bela (suami) dan mantunya Fance dari Boawae beserta bayinya.

Baca Juga :  Target Pendapatan Rp 34 Miliar, Ini yang Akan Dilakukan UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Ende

Sedangkan yang belum ditemukan atau masih dalam proses pencarian, yakni Mariano Tom Busa Jago (29), suami dari Bidan Rosdiana Novita Toyo) dan anaknya Achiles Agustinus Busa Jago (13 bulan), Estin Co’o dan bayinya. Dan dua lainnya warga Desa Ua.

Kerusakan Infrastruktur

Banjir bandang ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk ruas jalan Maukeli Lajawajo (jalan kabupaten) lumpuh total ruas jalan Sawu-Mulakoli (jalan kabupaten) lumpuh total ruas jalan Gako Mauponggo (jalan provinsi). Tertutup material.

Pemerintah setempat dan Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi warga terdampak. Situasi saat ini masih genting, dan warga berharap bantuan segera tiba untuk memulihkan kehidupan normal. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Berita ini 367 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Berita Terbaru