BAJAWA, FLORESPOS.net-Tiga orang putri dari Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil lolos masuk Tim Nasional (Timnas) U16 Futsal Putri. Mereka adalah, Maria Epifania Nago Sowo disapa Fania, Anastasya Alexandra Made Rudja atau Caca dan Ochin Dhone.
Maria Epifania Nago Sowo atau Fania Sowo kepada Florespos.net,di Mataloko, Selasa (5/5/2026) menceritakan perjalanan panjangnya hingga terpilih menjadi skuad Timnas Futsal Putri U16.
Pelajar Kelas VII pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) II Bajawa ini mengaku bangga dan terharu akan prestasi yang luar biasa yang diraihnya di bidang olahraga ini.
Putri sulung dari tiga bersaudara buah kasih dari Alexander Lambertus Kesu Sowo dan Maria Wigbertha Wendelina Mita ini tidak pernah dibayangkan kalau dirinya terpilih menjadi pemain Nasional Futsal Usia 16 Tahun.
Awal mulanya seleksi tersebut dimulai di Lapangan Futsal SMAN I Bajawa dalam asuhan Pelatih Guru Olahraga SMAN I Bajawa, Refni Unggiri. Dari seleksi itu terpilih 6 orang atlet Futsal Putri dan 4 orang putra untuk melanjutkan seleksi di Kupang.
Seleksi di Kupang dilaksanakan oleh Federasi Futsal Indonesia (FFI ) bekerjasama dengan Asosiasi Futsal Propinsi (AFP) dibawah naungan Asprov PSSI NTT.
Dirinya dan kedua temannya masing-masing seorang dari SMPN I Bajawa dan seorang lagi dari SMAN I Bajawa diseleksi oleh salah Pelatih Timnas Futsal dan dinyatakan masuk Timnas Futsal U16.
Sebagai Duta NTT melalui Futsal Nasional menuturkan bahwa selain bangga terhadap dirinya sendiri juga bangga bisa mengharumkan nama Kabupaten Ngada terutama oang tua, keluarga dan sekolah.
Dirinya bersekolah di Spendu Bajawa walaupun harus bolak balik Mataloko – Bajawa setiap hari namun dipilihnya Spendu Bajawa karena banyak kegiatan Ekstrakuler, aktif dan bermutu.
Fania juga mengaku sebenarnya dirinya adalah pemain sepak bola dan tergabung dalam Sekolah Sepak Bola Academy Flores Unaited Mataloko milik yang diikutinya sejak Kelas V SDK Mataloko.
“Saya mencintai sepak bola sejak masih di TK. Dan bergabung di sekolah bola saat kelas V SD,” katanya.
Saat seleksi di Kupang mulai tanggal 27 April 2026 hingga 2 Mei 2026 tim seleksi mengatakan bahwa pada bulan Juni atau Juli harus ke Jakarta untuk bergabung dengan Timnas Futsal Putri U16 lainnya.
Penggemar Pemain Sepak Bola asal Jerman yakni Toni Kroos mengungkapkan dukungan orang tua sangat penuh seperti membelikan sepatu sepak bola atau sepatu Futsal,pakaian olah raga juga finansial lainnya.
“Saya punya cita-cita pemain Nasional sepak bola Wanita. Kalau Futsal saya baru mengenalnya saat SMP,” imbuhnya.
Anastasya Alexandra Made Rudja atau Caca yang juga terpilih mengatakan kebanggaan tidak bisa disembunyikan ketika diumumkan tim seleksi bahwa dirinya lolos menuju Timnas Futsal Putri yang diseleksi oleh Asisten Pelatih Timnas.
Buah kasih dari Ketut Rudja dan Ditha Handayani ini yang kini mengeyam pendidikan di SMPN I Bajawa kelas VII mengatakan bangga ketika dinyatakan lolos.
Ia mengaku sudah mengenal futsal saat masih di TK dan merupakan cita-citanya sejak usia 6 tahun.
Caca pernah mengikuti turnamen Sepak Bola Usia Dini di Pati, Jawa Tengah dan Bali ketika masih SD.
“Saya memang punya cita cita untuk dapat masuk Timnas Sepak Bola atau Futsal dan mimpi telah hadir,” ungkap wanita yang lahir di Jember, Jawa Timur, 5 Agustus 2012 ini. *
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando










