Kondisi Bangunan Tiga SD di Selatan Wulanggitang Rusak, PKO Flores Timur Belum Respon, BPBD Respon Turun Lokasi - FloresPos Net

Kondisi Bangunan Tiga SD di Selatan Wulanggitang Rusak, PKO Flores Timur Belum Respon, BPBD Respon Turun Lokasi

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 15:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Kondisi tiga bangunan Sekolah Dasar (SD) baik negeri maupun swasta di pesisir Selatan Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) rusak dan memprihatinkan.

Kondisi itu disampaikan Kepala SDK Hewa, Maria Rosalia Sabu Soge, Kepala SDI Pantai Oa, Yosef Gabriel Laga Suban Temu dan Kepala SDI Tabana, Sopia Ance bertepatan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Gugus 2 Kecamatan Wulanggitang, di SDK Hewa, Sabtu (2/5/2026.

Mereka bilang, kondisi bangunan sudah rusak pada bagian atap dan plafon jebol. Kerusakan itu terjadi, menurut mereka, sebagai dampak abu vulkanik letusan Gunung Lewotobi Laki-laki.

Bahkan Kepsek Pantai Oa, Yosef Gabriel lebih lanjut bilang, peserta didik Kelas 1 dan Kelas 2 KBM di rumah salah satu warga dan TKK Santo Yoseph Pantai Oa.

Seperti disaksikan Florespos.net, di SDK Hewa dan SDI Pantai Oa khususnya, Sabtu (2/5/2026), atap seng sejumlah bangunan di dua sekolah itu berkarat, tampak bolong, plafon jebol dan terlepas.

Di SDK Hewa, peserta didik kelas 1 terpaksa menggunakan bangunan perpustakaan yang dahulunya gudang sebagai tempat kegiatan belajar mengajar (KBM).

Baca Juga :  Ketua IKAL Lemhannas NTT Pastor Rofinus Neto Wuli Dilantik Menjadi Pengurus Pusat Lemhannas RI

Sementara peserta didik kelas 1 SDI Pantai Oa melaksanakan KBM di rumah warga berjarak sekitar 100 meter dari sekolah dan salah satu kelas lagi terpaksa KBM di TKK St. Yoseph.

KBM di salah satu rumah warga ini dibenarkan Ketua RT 10 RW 3 Dusun 3, Desa Pantai Oa, Fransiska Yofransia Bela.

Fransiska Bela yang rumahnya berada di depan rumah salah satu warga yang selama ini dijadikan ruang KBM mengatakan, peserta didik SDI Pantai Oa yang KBM di rumah itu, yakni kelas 1.

“Kelas 1 SDI Pantai Oa. Mereka KBM sudah cukup lama, kira-kira Januari lalu sampai sekarang. Di sini lebih aman. Kalau di sekolah ada atap dan plafon yang rusak,” kata Fransiska Bela saat ditemui di Pantai Oa, Sabtu (2/5/2026).

Kepsek SDK Hewa, Maria Rosalia, Kepsek SDI Pantai Oa, Yosef Gabriel, Kepsek SDI Tabana, Sopia Ance dan peserta didik berharap kepada pemerintah dan para pihak membantu merehabilitasi bangunan sekolah yang rusak tersebut.

Baca Juga :  Warga Terdampak Letusan Gunung Lewotobi Berharap Wapres Gibran Rakabuming Berkunjung di Posko Eputobi

Ini Respon BPBD Flores Timur

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Flores Timur, Felix Suban Hoda belum bisa dikonfirmasi terkait dengan kondisi tiga SD tersebut. Dia sedang tidak di kantornya saat hendak ditemui wartawan, Senin (4/5/2026) pagi.

Sementara Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur, Ariston K. Ola mengatakan pihaknya segera turunkan tim ke lokasi untuk melihat langsung kondisi tiga SD di wilayah Selatan Wulanggitang yang mengalami kerusakan itu.

“Kita akan turunkan tim ke lokasi untuk melihat situasi dan kondisinya. Dalam satu dua hari ini tim kami turun melihat kondisi bangunan yang rusak,” katanya, di ruang kerjanya, Senin (4/5/2026).

Ariston bilang, setelah melihat langsung situasinya, BPBD segera berkoordinasi dengan Dinas PKO Flores Timur untuk langkah-langkah penangangan.

“Setelah melihat situasi nanti kami koordinasi dengan Dinas PKO soal penanganan. Apakah ini ditangani oleh Dinas PKO atau karena berkaitan dengan bencana maka oleh BPBD,” katanya. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’
Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat
Besok Gabriel Dala Dilantik jadi Sekda Ende Definitif, Bupati: Dia Sudah Tahu Tugasnya
Bupati Sikka Minta Femmy Bapa Jadi Sekda yang Mampu Mendengar dan Merangkul
Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale
Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa
Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani
Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Alumni SMPS Sanctissima Trinitas Hokeng Gelar Reuni Akbar–‘Reconnect, Rekindle, Rebuild’

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:40 WITA

Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Besok Gabriel Dala Dilantik jadi Sekda Ende Definitif, Bupati: Dia Sudah Tahu Tugasnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:10 WITA

Bupati Sikka Minta Femmy Bapa Jadi Sekda yang Mampu Mendengar dan Merangkul

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Menginginkan Terang Sentra Hortikultura Manggarai Barat

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:40 WITA