Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains - FloresPos Net

Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 19:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Dalam upaya memperkuat budaya literasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menerbitkan Surat Edaran.

Surat edaran ini terkait Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains serta Penguatan Ekosistem Literasi di Kabupaten Sikka dan berlaku sejak Rabu 22 April 2026.

“Kebijakan ini menjadi pedoman resmi bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan gerakan literasi secara terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sikka,” sebut Bupati Sikka.

Juventus menjelaskan, surat edaran ini bertujuan untuk membudayakan kebiasaan membaca sebagai aktivitas harian masyarakat; meningkatkan minat baca dan literasi sains peserta didik.

Serta mengoptimalkan fungsi perpustakaan sekolah, desa, dan perpustakaan umum daerah; dan mendorong kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem literasi yang kuat.

Sebagai langkah konkret,kata dia, setiap satuan pendidikan diwajibkan melaksanakan kegiatan membaca buku non-pelajaran selama 30 menit sebelum dan 30 menit setelah jam pelajaran.

“Kegiatan ini dapat dilaksanakan di berbagai ruang literasi, antara lain Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda, Perpustakaan Sekolah, Pojok Baca Kelas dan Perpustakaan Desa dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM),” sebutnya.

Dalam surat edaran Juventus juga menjelaskan, jenis bacaan yang dianjurkan meliputi buku cerita, literatur sains populer, biografi tokoh, sejarah dan budaya lokal, buku pengembangan karakter, hingga buku rohani.

Baca Juga :  Buka Puasa Bersama dan Bagi Parcel di Mesjid Al-Fatah Pemana, Ustad Wahyu Apresiasi Julie Sutrisno Laiskodat

Wisata Literasi dan Sains

Dalam surat edaran tersebut, Juventus juga menegaskan setiap sekolah dan desa diwajibkan menyelenggarakan kegiatan Wisata Literasi dan Sains minimal satu kali dalam satu semester.

“Kegiatan ini dapat berupa kunjungan ke perpustakaan umum daerah, kunjungan edukatif ke instansi pemerintah maupun swasta, dialog interaktif terkait kepemimpinan, demokrasi dan pelayanan publik,” jelasnya.

Juventus menambahkan, kegiatan ini sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepemimpinan, juga akan dilaksanakan program inovatif “Sehari Menjadi Pimpinan DPRD” serta “Sehari Menjadi Bupati Sikka”.

Dikatakannya, program ini akan melalui mekanisme seleksi dan pendampingan oleh perangkat daerah terkait.

Festival Literasi Kabupaten Sikka

Dalam surat edaran tersebut Bupati Sikka juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sikka juga akan menggelar Festival Literasi Kabupaten Sikka setiap tahun.

Kegiatan ini meliputi lomba membaca puisi dan mendongeng; literasi sains, pameran dan bedah buku serta pentas seni berbasis budaya lokal.

Juventus menunjuk Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka sebagai koordinator pelaksanaan dengan melibatkan lintas perangkat daerah dan komunitas.

Baca Juga :  Kerangka Manusia Dalam Kasus Kebakaran Reo Telah Dibawa ke Ruteng

Surat edaran Bupati Sikka juga menjelaskan kegiatan perpustakaan keliling dan kunjungan literasi, untuk menjangkau wilayah pedesaan, layanan perpustakaan keliling akan dioptimalkan hingga ke desa-desa.

Selain itu, Bunda Literasi Kabupaten Sikka bersama pegiat literasi dan sains akan melakukan kunjungan rutin yang diisi dengan membaca bersama, kegiatan mendongeng dan diskusi literasi dan sains serta peran instansi pemerintah dan swasta.

“Seluruh instansi pemerintah dan pihak swasta diharapkan berperan aktif melalui penyediaan pojok baca di lingkungan kerja, dukungan terhadap kegiatan wisata literasi dan sains, partisipasi dalam festival literasi; dan penyediaan ruang pembelajaran terkait kepemimpinan dan pelayanan publik bagi peserta didik,” pintanya.

Juventus menjelaskan, kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program, dengan menunjuk para camat untuk melakukan pembinaan dan pengawasan di wilayah masing-masing.

Selain itu tambah dia, perangkat daerah terkait menyampaikan laporan setiap semester kepada Bupati melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dan evaluasi tahunan dilaksanakan untuk mengukur capaian dan dampak program.

“Kebijakan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun masyarakat Kabupaten Sikka yang cerdas, kritis, dan berdaya saing melalui penguatan literasi dan sains sejak dini,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA