Fraksi Partai Demokrat DPRD Sikka Soroti Pelayanan di IGD RS TC Hillers, Soal Puskesmas Nanga dan BPJS Kesehatan - FloresPos Net

Fraksi Partai Demokrat DPRD Sikka Soroti Pelayanan di IGD RS TC Hillers, Soal Puskesmas Nanga dan BPJS Kesehatan

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Fraksi Partai Demokrat DPRD Sikka dalam pemandangan umum fraksi terhadap Pidato Pengantar Bupati Sikka tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Tahun Anggaran 2025 menyoroti bidang kesehatan.

Fraksi Partai Demokrat DPRD Sikka mengaku menerima masukan masyarakat terkait kondisi fasilitas pelayanan kesehatan di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. TC Hillers Maumere.

“Fasilitas pelayanan kesehatan di IGD RS TC Hillers Maumere dilaporkan kurang terawat, dengan pencahayaan yang kurang memadai serta kondisi ruangan yang berlumut dan perlu mendapat perhatian lebih serius,” sebut Fraksi Partai Demokrat dalam rapat paripurna, Kamis (12/3/2026).

Fraksi Partai Demokrat yang diketuai Yunus Noce Fernandez dan sekertaris Leoanrdus Winarto mengakui fraksinya menerima laporan mengenai kondisi Puskesmas Nanga.

Dikatakan Fraksi Partai Demokrat pembangunan Puskesmas Nanga hingga saat ini belum tuntas dikerjakan namun telah diserahterimakan.

Status pelayanan puskesmas tersebut juga masih sebatas rawat jalan, padahal sebelumnya direncanakan untuk meningkat menjadi puskesmas rawat inap.

Baca Juga :  Pemda Sikka Jawab Pertanyaan Fraksi DPRD Sikka Terkait Gaji P3K, Insentif Pemerintah Desa dan Pemakaian Aset Lahan

“Kendala lain yang dilaporkan adalah belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta keterbatasan tenaga medis,” sebut Fraksi Partai Demokrat.

Fraksi Partai Demokrat menyebutkan, saat ini tenaga dokter umum dan dokter gigi masih dipinjam dari Puskesmas Koting, sementara Puskesmas Nanga melayani sekitar sembilan desa dengan jumlah penduduk sekitar 19.000 jiwa.

Puskesmas ini juga disebutkan membutuhkan tenaga psikolog klinis serta petugas yang menangani fasilitas layanan USG untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

“Selain itu, status akreditasi puskesmas yang diharapkan mencapai tingkat utama juga masih menjadi perhatian masyarakat,” ungkap Fraksi Partai Demokrat DPRD Sikka dalam pemandangan umumnya.

Sehubungan dengan hal tersebut Fraksi Partai Demokrat meminta penjelasan kepada pemerintah bagaimana standar pemeliharaan fasilitas pelayanan kesehatan di RSUD dr. TC Hillers.

Pihaknya mempertanyakan apakah terdapat rencana peningkatan atau renovasi fasilitas IGD RS TC Hillers Maumere dan apa kendala utama yang menyebabkan pembangunan dan peningkatan status pelayanan Puskesmas Nanga belum terealisasi.

Baca Juga :  Suport Kinerja Keuangan Pemda Ngada, Bank NTT Resmi Luncurkan Program KKPD

“Bagaimana rencana pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis dan fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Nanga?.Apa langkah yang dilakukan untuk meningkatkan akreditasi puskesmas tersebut?,” tanya Fraksi Partai Demokrat.

Fraksi juga menerima laporan bahwa terdapat sejumlah warga yang sebelumnya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah, namun kini status kepesertaannya dinonaktifkan.

Hal ini kata Fraksi Partai Demokrat, menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang secara ekonomi masih tergolong miskin dan sangat membutuhkan jaminan kesehatan.

Fraksi meminta penjelasan Pemerintah Daerah berapa jumlah warga Kabupaten Sikka yang mengalami penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan dalam beberapa waktu terakhir?.

“Apa dasar kebijakan penonaktifan tersebut?. Bagaimana langkah pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat miskin tetap memperoleh akses jaminan kesehatan?,” sebut Fraksi Partai Demokrat. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Di Usia Senja Mama Tima Bertahan di Rumah Tua yang Hampir Rubuh
Fakta Lain Dibalik Patung Bung Karno yang Berada di Taman Renungan Kota Ende
Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih
11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia
Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta
Gubernur Laka Lena Harap Koperasi di NTT Mulai Masuk ke Sektor Produktif
Bupati Sikka Minta Koperasi Desa Merah Putih Jangan Jadikan Simpan Pinjam Sebagai Prioritas
Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:41 WITA

Di Usia Senja Mama Tima Bertahan di Rumah Tua yang Hampir Rubuh

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:30 WITA

Fakta Lain Dibalik Patung Bung Karno yang Berada di Taman Renungan Kota Ende

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:18 WITA

Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:00 WITA

11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:52 WITA

Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Di Usia Senja Mama Tima Bertahan di Rumah Tua yang Hampir Rubuh

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:41 WITA