Guru di Manggarai Timur Mogok Mengajar, Ini Kata Yayasan Sukma - FloresPos Net

Guru di Manggarai Timur Mogok Mengajar, Ini Kata Yayasan Sukma 

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Yayasan Sukma, Romo Simon Nama Pr  (baju putih)  memberikan keterangan pers, Rabu (11/2/2026).

Ketua Yayasan Sukma, Romo Simon Nama Pr (baju putih) memberikan keterangan pers, Rabu (11/2/2026).

BORONG, FLORESPOS.net-Sejumlah guru di SMAK Pancasila Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur melakukan aksi mogok mengajar, Selasa (10/2/2026). Aksi mogok mengajar diduga akibat adanya kebijakan pemotongan honorer para guru dan pegawai.

Pantauan Florespos.net, Selasa (20/2/2026) pintu pagar masuk sekolah ditutup.  Tidak ada kegiatan Belajar Mengajar (KBM), suasana di sekolah sepi.

Data yang dihimpun media, para guru melakukan aksi damai di kantor YayasanUmat Katolik Manggarai (Sukma) di Kompleks Kevikepan Borong. Para guru hendak menemui Vikep Borong. Namun para guru dan juga siswa yang ikut dalam aksi tersebut tidak bertemu bisa bertemu Vikep Borong. Vikep Borong diduga sedang tidak berada di tempat.

Sementara Kepala SMAK Pancasila juga tidak berda di tempat. Dari keterangan yang diperoleh media, sang kepala sekolah sedang berada di luar kota.

Baca Juga :  BRI Peduli, Berikan Ratusan Paket Sembako kepada Warga di Ende

Wartawan Florespos.net juga berusaha meminta nama dari paru guru yang melakukan aksi damai untuk dipublikasikan namun mereka menolak.

Tanggapan Sukma Terkait Guru Mogok Mengajar

Ketua Yayasan Sukma Manggarai Timur, RD Simon Nama Pr, akhirnya angkat bicara terkait aksi mogok mengajar yang dilakukan sejumlah guru honorer dan pegawai di SMAK Pancasila Borong.

Dalam keterangan pers  Romo Simon Nama Pr di Kantor Yayasan Sukma Manggarai Timur di Borong, Rabu (11/2/2026) mengatakan, pihak Yasukma sudah melakukan rapat bersama untuk mengatasi masalah tersebut.

“Dalam rapat bersama kita bukan bahas tentang demo. Tetapi karena mereka menyuruh anak-anak libur dan sebagainya, situasinya,” katanya.

Untuk persoalan guru dan pegawai  penyelesaian persoalan masih ditempuh melalui jalur internal dengan pendekatan kekeluargaan

Baca Juga :  Warga Manggarai Timur Keluhkan Langkanya BBM di Sejumlah SPBU

“Yayasan tidak ingin persoalan semakin melebar sebelum ada keputusan resmi. Penyelesaian kami masih bersifat internal dengan pendekatan keluarga. Kalau sudah ada hasil, nanti tentang proses penyelesaian itu baru bisa kami sampaikan,” katanya.

Vikep Borong ini mengatakan,  hasil pembahasan internal tersebut kemungkinan akan segera disampaikan secara resmi kepada kepala sekolah untuk kemudian ditindaklanjuti.

“Kami akan mengirim surat ke kepala sekolah dan langsung dieksekusi bersama para guru. Kepala sekolah itu utusan yayasan yang menjalankan pendidikan di bawah,” katanya.

Yayasan juga memberi batas waktu dua hari untuk penyelesaian persoalan tersebut agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali normal.

“Kami hanya beri waktu dua hari, jangan tunda lagi” tagasnya.*

Penulis : Albert Harianto

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih
11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia
Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta
Gubernur Laka Lena Harap Koperasi di NTT Mulai Masuk ke Sektor Produktif
Bupati Sikka Minta Koperasi Desa Merah Putih Jangan Jadikan Simpan Pinjam Sebagai Prioritas
Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat
Wakil Menteri Pariwisata Berkunjung ke Detusoko-Ende, Nando Watu: Kita Tangkap Momentum
Pemkab Ende Gelar “PESTA” Sambut Harla Pancasila, Jadi Momentum Perkuat Persatuan
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:18 WITA

Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:00 WITA

11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:52 WITA

Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:31 WITA

Gubernur Laka Lena Harap Koperasi di NTT Mulai Masuk ke Sektor Produktif

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:04 WITA

Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Idul Adha dan Harmoni Kehidupan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:27 WITA