KSOP Maumere Himbau Kapal Penumpang Tradisional–Jangan Paksa Berlayar Bila Cuaca Tidak Bersahabat - FloresPos Net

KSOP Maumere Himbau Kapal Penumpang Tradisional–Jangan Paksa Berlayar Bila Cuaca Tidak Bersahabat

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Laurens Say Maumere memberikan himbauan kepada kapal penumpang tradisional antar pulau untuk mematuhi himbauan berlayar.

Para nahkoda dan pemilik kapal juga diminta untuk memperhatikan himbauan dari Bada Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait cuaca bila hendak berlayar antar pulau.

“Kami telah memberikan himbauan terhadap seluruh kapal yang berada di Pelabuhan Laurens Say Maumere agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca dari BMKG,” sebut Kepala KSOP Laurens Say Maumere, Ryan Partigor Hutabarat, Selasa (30/12/2025).

Ryan mengatakan, pihaknya tetap melihat di saat gelombang memang tinggi dan curah hujan atau angin yang kencang maka pihaknya juga tidak memberikan surat persetujuan untuk berlayar.

Terkait arus mudik Natal dan tahun Baru 2026, Ryan sebutkan pada prinsipnya semua kegiatan sudah sampai di peak season untuk kepulangan atau kedatangan para pemudik dan semua berjalan dengan baik dan lancar.

Baca Juga :  Harga Porang di Mejer-Manggarai Barat Merangkak Naik, Kakao Rp.120 Ribu Per Kg

“Memang harapan dari pemerintah sendiri bahwa di tahun ini bisa menumbuhkan perekonomian di nasional.Pemerintah saat ini telah memberikan diskon-diskon tertentu terhadap transportasi-transportasi untuk kegiatan mudik,” ungkapnya.

Terkait cuaca menyongsong tahun baru 2026,Ryan katakan,pihaknya mendapatkan informasi sampai di tanggal 30 Desember 2025 bahwa tinggi gelombang itu sekitar 0,5 sampai 1,25 meter.

Selain itu sebutnya, kecepatan arus 39 sampai 50 cm/dtk dan kemungkinan terjadi hujan petir kalau dilihat dari prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG di 30 Desember 2025.

“Untuk tinggi gelombang 0 sampai 1,25 meter itu masih dimungkinkan untuk pelayaran rakyat melaksanakan kegiatannya untuk melakukan pelayaran,” terangnya.

Baca Juga :  Segudang Manfaat Sereh Merah untuk Kesehatan

Meski begitu kata Ryan, pihaknya meminta kapten kapal apabila memang gelombang itu tinggi diharapkan untuk kembali ke pelabuhan asal dan tidak meneruskan pelayaran.

Burhan, nahkoda kapal dari Pelabuhan Laurens Say ke Pulau Pemana pulang pergi mengaku memang kondisi laut bergelombang tetapi tidak terlalu membahayakan apalagi kapalnya tergolong besar.

Dirinya mengaku berlayar selama 2 jam dari Pulau Pemana ke Pelabuhan Laurens Say Maumere dan mengatakan aman-aman saja saat melakukan pelayaran dengan kapal penumpang tradisional tersebut.

“Kami juga mendapatkan himbauan dari BMKG terkait cuaca. Aman saja di laut dan jangan terlalu kuatir, dimana ada awan pasti ada angin,” ucapnya.

Burhan juga mengatakan jangan terlalu kuatir sebab namanya saja pelaut pasti akan selalu menghadapi gelombang yang selalu menerjang kapal. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende
Serap Aspirasi, Kapolres Ende Kunjungan Kerja di Polsek Maurole
Karantina Sesalkan Penahanan Sapi oleh Pol. PP Ende
Bunda Literasi Kabupaten Sikka Kukuhkan Pengurus Pokja Bunda Literasi Periode 2026–2029
SMAKN Ende Gelar Pembinaan ASN dan Gerakan Ekoteologi Bersama Direktur Pendidikan Katolik
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:35 WITA

Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:43 WITA

Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:15 WITA

Alasan Penahanan Tak Jelas, Pemilik Sapi Ajak Pol PP Bertemu Bupati Ende

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:52 WITA

Karantina Sesalkan Penahanan Sapi oleh Pol. PP Ende

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Menjemput Mimpi di Negeri Tirai Bambu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:47 WITA