Harga Porang di Mejer-Manggarai Barat Merangkak Naik, Kakao Rp.120 Ribu Per Kg - FloresPos Net

Harga Porang di Mejer-Manggarai Barat Merangkak Naik, Kakao Rp.120 Ribu Per Kg

- Jurnalis

Senin, 6 Mei 2024 - 20:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

istimewa

istimewa

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Harga porang di Mejer, Desa Golo Damu, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT merangkak naik. Terbaru terima di masyarakat Rp. 3.500 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp. 500/kg.

Sedangkan harga komoditi yang naik berkali-kali lipat di tempat yang sama (Mejer) yakni kakao/cokelat, yaitu Rp. 120 ribu/kg dari sebelumnya Rp. 20 ribu/kg. Kakao dan Porang merupakan komoditi internasional.

Theo Subhana, seorang warga Mejer mengungkapkan itu kepada Florespos.net di Labuan Bajo, Minggu (5/5/2024).

Diungkapkan, saat ia datang ke Labuan Bajo ibu kota Mabar sekitar 2 hari lalu, harga porang di kampungnya (Mejer) Rp. 3500/kg. Bahkan harga porang di tempat lain di wilayah itu kabarnya sudah menyentuh Rp.5000/kg.

Pada waktu sebelum-sebelumnya porang di wilayah itu, termasuk Mejer, sepertinya tak terjual oleh karena tiada pembeli. Diduga tak ada harga. Padahal sebelumnya pasaran porang di wilayah itu baik, pembeli juga banyak.

Baca Juga :  Terima Mobil Undian, Albertus Tetap Setia Jadi Nasabah BRI

Namun kemudian pasaran porang setempat redup dan perlahan tiada pembeli. Porang masyarakat setempat akhirnya tak terjual dan dibiarin tumbuh besar di masing- masing lahan warga.

Belakangan pembelian porang di kawasan setempat, tak terkecuali Mejer, kembali ramai. Diawali Rp. 500/kg, lalu naik perlahan dan terbaru Rp. 3.500/kg, bahkan di tempat lainlain di kawasan itu dikabarkan sudah menyentuh Rp. 5000/kg.

“Tiap hari di dalam itu (Mejer) oto (mobil) keluar masuk sampai empat kali tiap hari untuk muat porang warga. Porang banyak,” kata Subhana.

Tetapi isu pencurian porang di wilayah itu juga akhir-akhir ini kian marak. Curi langsung di kebun. Isi porang diambil namun batangnya ditanam kembali oleh pencuri. Begitu pemilik kebun gali kembali porangnya ternyata tak ada isinya lagi, sudah diambil lebih dulu oleh maling. Sadis, kata Subhana.

Baca Juga :  Operasi Lilin Turangga 2023, Simak Imbauan Waka Polres Ngada

Lanjut opa 18 cucu dan calon 2 cicit itu, seumur hidupnya baru sekarang mengalami pasaran biji kakao/cokelat yang meningkat tajam, naik berkali-kali lipat di Mejer khususnya.

Pasaran kakao setempat/terima di masyarakat Mejer yakni Rp.120 ribu/kg, dari sebelumnya hanya Rp. 20 ribu/kg.

Sayangnya harga berlipat ganda cokelat itu tidak seimbang dengan ketersediaan di masyarakat setempat. Sudah bertahun-tahun tanaman kakao di wilayah itu terkena serangan hama/penyakit dan hingga kini belum teratasi, katanya. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT
Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Berita ini 1,034 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:34 WITA

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 06:55 WITA

Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA