Bulog Tetapkan HET Sembako–Warga Aktif Laporkan Pelanggaran - FloresPos Net

Bulog Tetapkan HET Sembako–Warga Aktif Laporkan Pelanggaran

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 10:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, FLORESPOS.net-Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan NTT memperketat pengawasan distribusi dan harga sembilan bahan pokok (Sembako) menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Pengawasan ini dilakukan Ombudsman Perwakilan NTT untuk mencegah praktik penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berpotensi merugikan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Ombudsman RI NTT, Yosua P. Karbeka, \bersama jajaran dalam melakukan pemantauan langsung ke Gudang Perum Bulog Kanwil NTT, Selasa (23/12).

“Pemantauan ini bertujuan memastikan kesiapan stok pangan serta kepatuhan Bulog dalam pengendalian harga di pasaran,” sebut Yosua.

Baca Juga :  Rabies Renggut Nyawa Siswa Sekolah Dasar di Manggarai Timur

Dalam pertemuan dengan Asisten Manajemen Logistik Bulog Kanwil NTT, Dwi Cahyo Prasetyo, dan Kepala Gudang Logistik Yogi Bore, Bulog menegaskan bahwa seluruh mitra resmi wajib mematuhi HET yang telah ditetapkan.

Adapun HET tersebut meliputi beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Rp13.100 per kilogram sedangkan gula pasir dan minyak goreng dijual dengan harga komersial.

“Bulog menekankan bahwa seluruh mitra resmi dilarang menjual sembako melebihi HET yang telah ditetapkan,” ujar Dwi.

Baca Juga :  Nelayan Alor Ditemukan Terdampar di Tibar-Timor Leste

Menjelang Nataru, Bulog memastikan stok pangan di NTT dalam kondisi aman. Saat ini tersedia 2.168 ton beras SPHP, dengan tambahan pasokan sekitar 6.000 ton dari NTB dan Jawa Timur.

Selain itu, Bulog juga menguasai 175 ton beras premium, 315 ton gula pasir, serta 64 ribu liter minyak goreng.

Gudang Bulog Alak melayani distribusi untuk wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rote Ndao, Sabu Raijua, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan
Pesan Penting Uskup Maumere Saat Tahbiskan Tujuh Imam Baru Ordo Karmel
Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital
Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:49 WITA

Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:38 WITA

Pesan Penting Uskup Maumere Saat Tahbiskan Tujuh Imam Baru Ordo Karmel

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:46 WITA

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Berita Terbaru

Opini

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:33 WITA

Pembicara dan Petinggi Stipas Kupang pose bersama usai kuliah umum.

Nusa Bunga

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Jumat, 16 Okt 2026 - 07:46 WITA