Uskup Maksi Regus Kunjungi Umat Lintas Agama dan Serahkan Kado Natal - FloresPos Net

Uskup Maksi Regus Kunjungi Umat Lintas Agama dan Serahkan Kado Natal

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 19:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mgr. Maksimus Regus menyerahkan bantuan sembako peduli Kasih Natal kepada seorang ibu di Siru  Wae Nakeng, Rabu (17/12/2025). (Foto RD. Frans Nala)

Mgr. Maksimus Regus menyerahkan bantuan sembako peduli Kasih Natal kepada seorang ibu di Siru Wae Nakeng, Rabu (17/12/2025). (Foto RD. Frans Nala)

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net- Uskup Keuskupan Labuan Bajo (KLB), Mgr. Maksimus Regus didampingi Vikjen KLB RD. Rikard Manggu dan sejumlah imam mengunjungi umat lintas agama di Stasi Ta’al Paroki Nunang dan Stasi Siru Paroki Wae Nakeng pada Rabu 17 Desember 2025.

Dalam momen kunjungan ini, Uskup Maksi melakukan aksi peduli kasih dengan memberikan bingkisan sembako kepada kelompok rentan lintas agama.

Dalam kunjungan ini, Uskup Maksi temui langsung kelompok rentan lintas agama  yang hidup berdampingan pada dua stasi yang dikunjunginya.

Kehadiran Uskup Maksi tidak hanya meneguhkan iman keluarga-keluarga Katolik, tetapi juga mengokohkan persaudaraan dan kekeluargaan lintas agama yang sudah bertumbuh dalam pengalaman hidup mereka sehari-hari.

Kritik atas Konsumerisme Natal

Dalam sambutannya sebelum pembagian Sembako di dua tempat ini, Mgr. Maksi menyampaikan ajakan yang sama kepada umat Katolik agar memaknai masa Adven dan Natal bukan hanya sekadar rutinitas liturgis, melainkan juga sebuah gerakan batin yang radikal.

“Persiapan kita di masa Adven ini bukan hanya menyangkut hal-hal lahiriah seperti baju baru, perhiasan baru, atau dekorasi Natal yang gemerlap,” tegas Uskup Maksi.

Uskup juga meminta umat Katolik utnuk menyiapkan hati menyambut kelahiran Yesus Sang Raja Damai.

“Saya minta agar umat menyiapkan hati agar pantas menjadi palungan bagi Sang Raja Damai,” tambahnya.

Uskup juga mengingatkan keluarga dan masyarakat untuk selalu menjadi tempat yang baik bagi kelahiran Sang Juru selamat. Ia menggarisbawahi perlunya menghidupi budaya perjumpaan tanpa dibatasi sekat agama dan pentingnya memelihara kasih lintas batas dan persaudaraan yang inklusif.

Baca Juga :  Politeknik Cristo Re Maumere Utamakan Skill dan Karakter

“Yesus sendiri adalah tanda nyata kasih Allah yang mau keluar dari singga sana surgawi dan mau berjumpa dengan manusia. Natal mesti menjadi perayaan kehidupan kita. Ia tidak boleh hanya membeku dalam ritual yang bersifat momental, tetapi mengalir dalam pengalaman hidup nyata dalam relasi yang hangat dan tegur-sapa yang menguatkan satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari,” kata Mgr. Maksi.

Solidaritas Tanpa Sekat Agama

Direktur Karitas Keuskupan Labuan Bajo RD. Yuvensius Rugi yang turut mendampingi Uskup Maksi menambakan, Natal merupakan peristiwa kemanusiaan universal; sebuah perayaan solidaritas Allah yang menyapa siapa saja tanpa memandang label agama.

Romo Yuvensi menjelaskan makna teologis di balik aksi karitatif ini: “Kado Natal ini merupakan tanda kasih Bapa Uskup. Ia ingin mewujudkan kasih Yesus secara nyata. Jangan dilihat wujudnya yang kecil, tetapi lihatlah hati Gereja yang peka, peduli, dan solider.”

Momen Penuh Rahmat

Kehadiran Uskup di tengah umat lintas agama ini disambut gembira oleh Pastor Paroki Nuang RD. Lery Jempau dan Pastor Paroki Wae Nakeng RD. Charles Suwendi serta elemen umat.

RD Lery Jempau mengaku bangga karena momen kunjungan Mgr. Maksi sebagai perjumpaan penuh rahmat bagi umat.

“Kami sungguh mengagumi semangat pelayanan Bapa Uskup yang mau menyapa umat kami dalam kesederhanaan mereka. Kunjungan ini membuat kami boleh merasakan kasih Yesus yang nyata,” ujar RD. Lery.

Baca Juga :  Pemkab Manggarai Barat Harus Serius Tangani Hama Kakao dan Pisang

Hal senada disampaikan RD. Charles Suwendi. “Kehadiran Bapa Uskup di tengah umat merupakan kado Natal yang sesungguhnya bagi mereka. Inilah tanda bela rasa seorang gembala kepada umatnya yang kecil dan sederhana.”

Umat Bersuka cita

Sekjen Keuskupan Labuan Bajo, RD. Frans Nala yang turut mendampingi Mgr, Maksi saat berbagi kasih ini bersaksi bahwa keluarga penerima bingkisan Natal tampak begitu bersukacita menyambut kedatangan Mgr. Maksi saat kegiatan berbagi kasih itu.

Bagi penerima bantuan, lanjut Romo Frans, kehadiran Mgr. Maksi mengungkapkan secara simbolis kasih Allah yang solider dan sapaan Bunda Gereja yang membangkitkan harapan baru dalam kehidupan mereka, terutama mereka yang lapar dan haus akan kasih dan persaudaraan.

“Perjumpaan kasih dalam momen pembagian kado Natal ini menjadi pengingat bagi seluruh umat Katolik bahwa  Adven adalah waktu untuk berbagi. Sebab, hanya dengan terus berbagi—bahkan di tengah kekurangan—kasih akan semakin bertumbuh dan berbuah nyatam” kata Sekjen Romo Frans Nala.

Turut mendampingi Yang Mulia Uskup Labuan Bajo dalam misi kemanusiaan peduli kasih Nata itu, yakni Vikjen KLB RD. Rikard Manggu, Sekjen KLB RD. Frans Nala, Ekonom KLB RD. Marthin Willian, Direktur Karitas Keuskupan Labuan Bajo RD. Yuvensius Rugi, dan Vikep Wae Nakeng RP. Yeremias Bero, SVD.*

Penulis : Wall Abulat

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah
Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP
Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf
Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan
Hari Buruh, Bupati Ende Tekankan Upah, Kenyamanan Pekerja dan Jam Kerja
Masih Banyak Pekerja di Sikka Mendapat Upah Tak Sesuai UMR
Polres Ende Hadirkan Pos Pol Airud di Desa Keliwumbu
Peringati May Day, Bupati Sikka Tegaskan Tidak Boleh Ada Buruh yang Tertinggal Dalam Kesejahteraan
Berita ini 203 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:51 WITA

Bupati Ende Tegaskan Buruh Jangan Takut Laporkan Pelanggaran Ketenagakerjaan ke Pemerintah

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:50 WITA

Dinas Transnaker Ungkap Alasan Upah Pekerja di Ende Jauh dari UMP

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:02 WITA

Hari Buruh di Flores Timur–Buruh Tulang Punggung Perekonomian dan Pilar Utama Pembangunan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:17 WITA

Hari Buruh, Bupati Ende Tekankan Upah, Kenyamanan Pekerja dan Jam Kerja

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Polemik “Pers Perut Kosong” Berakhir, Odorikus Minta Maaf

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:47 WITA