JPYK Ajak Masyarakat Supply Bahan Baku Bagi Dapur Gizi MBG - FloresPos Net

JPYK Ajak Masyarakat Supply Bahan Baku Bagi Dapur Gizi MBG

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 18:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago atau kerap disapa Jpyk Juventus mengajak masyarakat Kabupaten Sikka terutama generasi muda untuk memanfaatkan peluang program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Juventus mengatakan, dengan hadirnya program ini maka tentunya akan membutuhkan banyak bahan makanan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, ikan bahkan daging ayam.

“Kalau dahulu masyarakat tanam sayuran dan buah-buahan serta piara ayam kesulitan dalam menjualnya, tidak tahu mau dijual kemana,” sebut Bupati Sikka saat peresmian kantor KSP Kopdit Pintu Air Cabang Talibura, Senin (6/10/2025)..

Juventus katakan, sekarang ini di Kabupaten Sikka untuk Kota Maumere dan sekitarnya saja sudah ada 8 dapur MBG yang memberi makan untuk sekitar 30 ribu anak-anak, ibu hamil dan balita selama 5 hari.

Baca Juga :  Bupati Sikka Apresiasi Upaya Pelestarian Tenun Ikat oleh Balai Pelestarian Kebudayaan NTT

Pengurus Pusat PSI ini bahkan mengharapkan agar menjadi model atau kerjasama yang baik kedepan antara pemerintah dan koperasi dalam menggerakan anak-anak muda dan orang tua di kampung untuk bercocok tanam.

“Saya di beberapa kesempatan selalu bilang bahwa uangnya di tanah sekarang, maksudnya uang ini ada di tanah. Jadi, program MBG ini bagus sebenarnya kalau kita bisa maksimalkan dengan baik, karena dia direct maka ekonomi bisa berputar di bawah,” tuturnya.

Namun Bupati Sikka menekankan agar masyarakat harus siap sebab jika tidak maka semua bahan baku untuk program MBG di Kabupaten Sikka didatangkan dari luar daerah menggunakan kapal.

Baca Juga :  Menjadi Kaya di Hadapan Allah

Dirinya menegaskan, kalau tidak siap maka mau tidak mau segala kebutuhan untuk dapur gizi MBG harus didatangkan dari luar daerah dan kebutuhannya sangat banyak.

“Saya omong bapak mama, tapi saya sudah mulai. Saya tanam pepaya mungkin dua ribu pohon. Tidak luar biasa juga karena kita juga petani. Jadi kita harus tanam,” ucapnya.

Juventus mengharapkan agar masyarakat sudah mulai menanam bahkan dengan memanfaatkan pekarangan rumah karena ke depannya dapur gizi ini bukan saja dapur besar tapia da dapur kecil yang namanya dapur satelit.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA