Rumah BUMN PLN Ende Dampingi 413 Pelaku UMKM - FloresPos Net

Rumah BUMN PLN Ende Dampingi 413 Pelaku UMKM

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 13:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Rumah BUMN yang berada dibawah naungan PT PLN yang berlokasi di samping kantor PLN Ende telah berdiri sejak tahun 2021 lalu.

Hingga saat ini Rumah BUMN yang hadir dengan tujuan untuk mendampingi pelaku usaha di daerah ini telah mendampingi sebanyak 413 pelaku  Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UMKM).

“Pelaku UMKM yang kami data di Ende sebanyak 413 dan semua itu kami dampingi karena sudah masuk sebagai mitra binaan Rumah BUMN Ende”.

Kata Albertmagnus Say, Fasilitator Rumah BUMN PLN Ende kepada Florespos.net, Jumat (9/5/2025) siang.

Baca Juga :  AWK Dorong Pemkab Ende Perbanyak Usulan Lahan Cetak Sawah Rakyat ke Kementan

Albert mengatakan Rumah BUMN di Ende berada dibawah naungan PLN namun dalam kegiatan atau program tertentu bisa berkolaborasi dengan BUMN lain.

“Memang Rumah BUMN ini dibawah naungan PLN tapi dalam kegiatan atau program tertentu kita biasa berkolaborasi dengan BUMN lain,” katanya.

Dikatakannya, tujuan dari rumah BUMN yaitu meningkatkan kualitas pelaku UMKM dalam bentuk pelatihan dan peningkatan kapasitas. Melalui pendampingan dan pelatihan yang dilakukan diharapkan pelaku UMKM lebih maju dan meningkatkan pendapatannya.

Dikatakannya, selain pelatihan dan pendampingan Rumah BUMN Ende juga membuka akses pasar bagi pelaku UMKM.

Baca Juga :  Tiga Mantan Pemain Liga 1 Perkuat Maumere United di EGDM Bank NTT Cup

“Kami bantu dalam akses pasar dan up grade kemasan agar lebih berkualitas. Untuk akses pasar kami bantu masuk hingga ke platform digital,” katanya.

Albert juga mengatakan selama kurang lebih empat tahun melakukan pendampingan dan pelatihan ia menemukan beberapa kendala pada pelaku UMKM.

Kendala tersebut seperti kualitas usaha belum stabil, produk masih sederhana, pengetahuan teknologi masih minim dan manajemen usaha yang masih tradisional.

“Dari kendala ini kami masuk untuk memberikan pelatihan dan pendampingan. Saat ini ada yang sudah berubah dan berjalan baik,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WITA

Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror

Minggu, 1 November 2026 - 13:53 WITA

Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Berita Terbaru