Semana Santa Tahun 2025 Usai, Ribuan Peziarah Tinggalkan Kota Larantuka - FloresPos Net

Semana Santa Tahun 2025 Usai, Ribuan Peziarah Tinggalkan Kota Larantuka

- Jurnalis

Selasa, 22 April 2025 - 14:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semana Santa Tahun 2025 Usai, Ribuan Peziarah Tinggalkan Kota Larantuka

Semana Santa Tahun 2025 Usai, Ribuan Peziarah Tinggalkan Kota Larantuka

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pekan Suci atau Semana Santa Tahun 2025 di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah usai yang ditandai dengan perayaan puncak pada Minggu Paskah Kebangkitan.

Seiring usainya Semana Santa, ribuan peziarah datang dari berbagai tempat di Indonesia dan luar negeri perlahan tinggalkan Kota Larantuka. Puncak arus balik peziarah Semana Santa Larantuka terjadi pada Sabtu (19/4/2025) dan Senin (21/4/2025).

Setidaknya itu yang terlihat pada sejumlah hotel dan penginapan di Larantuka. Para peziarah dari luar NTT yang mengikuti Semana Santa umumnya telah meninggalkan Kota Larantuka pada Sabtu (19/4/2025) siang. Sedangkan sebagian lainnya pada Minggu usai mengikuti Misa Paskah dan Senin, Paskah kedua.

“Peziarah Semana Santa di hotel kami kemarin berasal dari Jakarta. Mereka cek in Kamis dan cek out Sabtu pagi. Sekarang tidak ada lagi peziarah Semana Santa menginap di hotel ini,” kata pegawai Resepsionis Hotel Sunrise Larantuka, Rensiana Beka kepada Florespos.net, Senin (21/4/2025).

Baca Juga :  Kuasa Hukum Eltras Akan Somasi 12 Pekerja Agar Segera Lunasi Cash Bon

Senada disampaikan Pengelola Hotel Pelangi, Udis Lamawitak. Peziarah yang menginap di hotel itu berasal dari Surabaya, Papua, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Nagekeo.

“Para peziarah ini masuk atau cek in pada Kamis dan pulang atau cek out pada Sabtu pagi. Tahun ini ada peziarah yang mardomu jadi mereka tiba lebih awal pada Minggu Palma. Sekarang tidak ada lagi peziarah yang menginap,” kata Udis Lamawitak, Selasa (22/4/2025).

Sebelumnya, sejumlah peziarah dari Jakarta mengatakan, tiba di Larantuka untuk mengikuti Semana Santa pada Kamis (17/4/2025) dan kembali pada Sabtu (19/4/2025) pagi.

Para peziarah tersebut memilih tiba Kamis untuk bisa mengikuti Cium Tuan Berdiri di Wureh, Prosesi Jumat Agung melalui laut antar Tuan Yesus Tersalib dari Kapela Tuan Meninu dan Prosesi Jumat Agung malam.

“Kami tiba Kamis dan Sabtu pagi kembali ke Jakarta,” kata Ibu Maria, Ibu Theresia dan Ibu Ludgardis, peziarah dari Jakarta kepada Florespos.net, Rabu (16/4/2025), saat hendak menyebrang ke Wureh di Pantai Paloh.

Baca Juga :  Hujan Disertai Angin Kencang Landa Flores Timur, Belasan Rumah di Ile Padung Rusak Berat

Selain hotel dan penginapan, peziarah lainnya juga menginap di rumah keluarga dan homestay di Larantuka. Mereka meninggalkan Larantuka pada Sabtu (19/4/2025) pagi setelah Prosesi Jumat Agung (18/4/2025) malam.

“Kami menginap di rumah keluarga. Kami datang Kamis Putih dan pulang Sabtu pagi,” kata Itha dan Jemy, peziarah dari Kabupaten Sikka.

Pantauan Florespos.net, Senin (21/4/2025) pagi, ratusan peziarah dari Pulau Timur meninggalkan Larantuka menggunakan kapal fery di Pelabuhan Fery Waibalun.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Florespos.net, dari Panitia Semana Santa Tahun 2025 Paroki Katedral Reinha Rosari Larantuka, peziarah berjumlah 20.000-an orang.

Para peziarah berasal dari kabupaten dan keuskupan lain di NTT dan luar NTT, serta luar negeri seperti Portugal, Malaysia, dan Timor Leste.*

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Berita ini 204 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38 WITA

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:38 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA