Setelah Penertiban Pasar dalam Kota Ende, Pemerintah Turun ke Pasar Kecamatan - FloresPos Net

Setelah Penertiban Pasar dalam Kota Ende, Pemerintah Turun ke Pasar Kecamatan

- Jurnalis

Rabu, 19 Februari 2025 - 14:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah Penertiban Pasar dalam Kota Ende, Pemerintah Turun ke Pasar Kecamatan

Setelah Penertiban Pasar dalam Kota Ende, Pemerintah Turun ke Pasar Kecamatan

ENDE, FLORESPOS.net-Setelah satu pekan melakukan penertiban pedagang di dua pasar dalam kota, pemerintah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yaitu Pol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan, Rabu (19/2/2025) pagi turun ke pasar Detusoko yang terletak di pusat Kecamatan Detusoko.

Tim gabungan ini turun ke pasar mengimbau pedagang di pasar itu agar tidak berjualan di bahu jalan dan menempati lapak serta kios yang disiapkan di pasar tersebut.

Anggota DPRD Ende, Ferdinandus Watu dan pemerintah Kecamatan Detusoko juga ikut turun ke pasar memberikan imbauan dan pemahaman kepada pedagang.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025

Anggota DPRD Ende, Ferdinandus Watu kepada Florespos.net, mengatakan dirinya mengapresiasi pemerintah melalui OPD terkait yang sudah merespon permintaannya dan masyarakat di wilayah itu.

Dikatakannya tim yang turun ke pasar memberikan imbauan kepada pedagang agar tidak berjualan di bahu jalan.

“Hari ini kami sosialisasi dan mengimbau pedagang agar masuk ke area pasar dan tempat lapak yang sudah disiapkan,” kata anggota DPRD Ende yang akrab disapa Nando.

Tim yang turun ke pasar juga mengatur arus lalu lintas di jalur tersebut karena bertepatan dengan hari pasar. Ia berharap kedepannya pemerintah melalui OPD terkait menempati petugas atau staf saat hari pasar.

Baca Juga :  Dampak Banjir Rob di Ende, 331 Warga Kelurahan Paupanda Mengungsi

“Kita sosialisasi dan berikan pemahaman pelan -pelan kepada masyarakat khususnya pedagang agar kedepannya tidak lagi berjualan di bahu jalan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya di media ini, Anggota DPRD Ende, Nando Watu mendorong pemerintah melalui instrumen terkait agar melakukan penertiban dan penataan hingga ke pasar yang terletak di kecamatan khususnya pada hari pasar.

Dikatakannya, pasar mingguan yang berada di kecamatan khusus yang di dekat jalan saat hari pasar sering mengganggu arus lalu lintas karena para pedagang di pasar berjualan hingga ke bahu jalan.

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 264 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Berita Terbaru