Nando mengatakan misalnya di pasar Detusoko yang terletak di pusat kecamatan saat hari pasar pedagang berjualan di bahu jalan bahkan hingga ke badan jalan pada hal banyak lapak dan los pasar yang kosong.
“Pasar Detusoko itu satu minggu tiga kali yaitu hari selasa, rabu dan sabtu lebih ramai pada hari rabu. Di situ kita lihat pedagang berjualan hingga ke badan jalan dan arus lalu lintas di jalur itu selalu macet,” katanya.
Dengan kondisi seperti ini, kata Nando, sebagai warga Detusoko dan anggota DPRD Ende ia mengharapkan agar pemerintah melakukan penertiban dan penataan hingga ke pasar yang berada di kecamatan khusus hari pasar.
“Jangan hanya di kota saja tetapi harus dilakukan juga di pasar kecamatan saat hari pasar. Pemerintah hadir dan mengarahkan pedagang tempati lapak dan los pasar yang disiapkan untuk mencegah terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas,” kata Nando.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2










