LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Minat masyarakat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi peserta BPJS Kesehatan tergolong tinggi. APBD Mabar juga mendukung hal ini.
Demikian Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat Cabang Ende, Febronia Animan, di Labuan Bajo, Rabu (20/3/2024).
Ia ungkapkan itu menanggapi wartawan usai mengikuti konferensi pers tentang komitmen tanpa batas, BPJS Kesehatan berikan layanan JKN selama libur lebaran 2024, digelar BPJS Cabang Ende secara virtual/online.
Menurut Animan, pada smester satu 2023, Januari- Juni, cakupan peserta BPJS Kesehatan di Mabar 102 persen. Dari data tersebut sekitar 44.302 jiwa yurannya dianggarkan dari APBD dua Manggarai Barat. Potensi penambahan peserta BPJS Kesehatan di Mabar 2024 juga pasti, karena ada pertumbuhan bayi baru lahir.
Khusus untuk yang menerima yuran, penjamin bayi baru lahir mengikut sekmen ibu kandung. Misal ibu kandungnya dicover dari APBD II maka anak yang dia lahir itu otomatis yurannya dianggarkan dari APBD II. Kalau ibu kandungnya tercover oleh PBIJK dari APBN maka jaminan/yuran kesehatan anak yang terlahir dari ibu tersebut ditanggung APBN.
Lanjut Animan, minat masyarakat Mabar menjadi peserta JKN itu tinggi. Pihak BPJS Kesehatan setiap hari selalu ada rekomendasi dari Dinas Sosial Mabar untuk mendaftar masyarakat yang belum tercover.
Juga ada masyarakat yang dengan kesadarannya memproteksi diri dalam perlindungan jaminan kesehatan, mereka bisa daftar secara mandiri.
Begitu juga Badan Usaha, mereka wajib mendaftarkan seluruh pekerjanya ke dalam program JKN dengan yuran ditanggung oleh pemberi kerja 4% dan 1% dari pekerja sendiri.
“Peningkatan, di Maret kita di empat puluh tiga ribu lebih. Di April empat puluh empat ribu tiga ratusan jiwa tercover oleh APBD dua. Ada peningkatan, dari segmen ada peningkatan,” ujar Animan.
Peningkatan tersebut, ungkap Animan, antara lain misalnya PNS. Dia menikah tentu dia mengcover istri atau suami, kemudian lahir anak.
Data riil peserta JKN di Mabar secara keseluruhan, tercover all segmen selama semester 1 Tahun 2023 (Januari-Juni) sebesar 102 %, cakupannya 281.875 jiwa.
Kalau yang ditanggung APBD II Mabar hingga Maret 2024 yakni 44.302 jiwa, yurannya Rp.18,5 miliar, tahun sebelumnya juga sama, Rp.18,5 miliar.
Ditambahkan, sehubungan dengan libur panjang lebaran 2024 dan cuti bersama, 8-15 April mendatang, pihak BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia tetap beri pelayanan kepada masyarakat, baik di Kantor Pusat, Kantor Cabang, kantor- kantor di kabupaten, tidak terkecuali di Manggarai Barat.
Pelayanan tersebut terkait administrasi, informasi, dan pengaduan, baik tatap muka langsung dengan petugas di kantor-kantor BPJS Kesehatan maupun melalu website BPJS Kesehatan, mobile JKN dan lain-lain, karena regulasinya mengatur demikian.
Khusus di Mabar, terkait libur lebaran dan cuti bersama 8-15 April 2024, BPJS Kesehatan akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat dan seluruh faskes (fasilitas kesehatan) mitra supaya pelayanan tetap dibuka, khususnya di UGD.
Selama libur lebaran dan cuti bersama, kantor BPJS Kesehatan di Labuan Bajo juga tetap dibuka untuk beri layanan kepada masyarakat melalu petugas piket.
“Petugas piket kami,” ucap Animan. *
Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando










