Jelang Harla Pancasila Kunjungan ke Rumah Pengasingan Meningkat, Gedung Imakulata Tak Terawat - FloresPos Net

Jelang Harla Pancasila Kunjungan ke Rumah Pengasingan Meningkat, Gedung Imakulata Tak Terawat

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Jelang peringatan Hari Lahir (Harla) Pancasila 1 Juni 2026 kunjungan ke Situs Rumah Pengasingan Bung Karno yang terletak di jalan Perwira Kota Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), meningkat.

Udin, juru rawat Rumah Pengasingan kepada wartawan, Minggu (31/5/2026) mengatakan dalam beberapa waktu terakhir jumlah pengunjung ke rumah pengasingan sebelum kegiatan hari lahir Pancasila meningkat dari sebelumnya.

Ia mengatakan pengunjung yang datang ke rumah yang menjadi tempat tinggal Bung Karno selama masa pengasingan di Ende pada tahun 1934-1938 bukan saja dari masyarakat lokal tetapi dari luar Flores-NTT bahkan mancanegara.

“Dalam beberapa hari terakhir ini menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila banyak pengunjung ke sini bahkan dari luar negeri,” kata Udin.

Menurutnya, jumlah pengunjung diperkirakan dalam bulan ini mencapai lima ratus lebih orang. Jumlah ini meningkat dari bulan-bulan sebelumnya yang hanya mencapai dua ratus lebih pada setiap bulan.

Baca Juga :  Komite Dukung SMAN 1 Ende Siapkan SDM Siswa Masuk Sekolah Kedinasan

“Kalau sebelumnya itu hanya sampai dua ratus lebih perbulan. Tapi saat bulan Mei itu meningkat sampai lima ratus lebih,” kata Udin.

Fakta yang ada di rumah pengasingan tidak sama dan berbanding terbalik dengan salah satu situs Bung Karno yaitu Gedung Imakulata terletak di Jalan Irian Jaya, Kelurahan Potulando, Kota Ende.

Pemandangan kontras terlihat jelas pada Gedung Imakulata, tempat bersejarah di mana Bung Karno dahulu mementaskan drama tonil karyanya.

Gedung Imakulata itu kini dalam kondisi rusak dan tidak terawat. Gedung yang dibangun pada tahun 2013 lalu itu kini hanya gedung tua yang terlantar di tengah kota.

Baca Juga :  Harga Beras di Manggarai Barat Turun, Kopi Naik Tajam

Bangunan yang memegang peran krusial dalam pergerakan seni dan nasionalisme Bung Karno ini sudah tak terawat sejak beberapa tahun lalu.

Halaman gedung ini ditumbuhi rumput liar dan tampak seperti semak belukar. Sedangkan kondisi fisik gedung sudah mengalami kerusakan dan membutuhkan perawatan.

Gedung ini memiliki nilai sejarah menjadi saksi karena Bung Karno mengobarkan api nasionalisme masyarakat Ende lewat pementasan sandiwara terkenal yang bernafaskan perjuangan.

Menurut warga yang bermukim di sekitar gedung Imakulata, kondisi seperti ini karena ketiadaan pengelolaan yang terintegrasi. Jika terus dibiarkan maka salah satu situs bersejarah ini bakal hilang dari sejarah.

Warga juga mengatakan karena tidak ada penjagaan dan perawatan maka gedung sejarah itu kerap menjadi tempat pacaran para remaja di malam hari.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA